Harga Minyak Naik Saat Risiko Serangan di Teluk Meningkat
Harga Brent naik menjadi US$ 110,10 per barel dan WTI menguat di tengah kekhawatiran serangan terhadap infrastruktur energi serta gangguan pasokan di Teluk.
Harga Brent naik menjadi US$ 110,10 per barel dan WTI menguat di tengah kekhawatiran serangan terhadap infrastruktur energi serta gangguan pasokan di Teluk.
Elina Svitolina dan Gael Monfils Bercerai, Dampak Perang Ukraina Jadi Pemicu
Kemudahan akses menjadi kunci agar layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin dekat dengan masyarakat. Untuk itu, BPJS Kesehatan Cabang Malang memperkuat kolaborasi dengan...
Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, menegaskan pentingnya pergeseran paradigma dalam menghadapi ancaman bencana
Hercules dan GRIB Jaya Geruduk Kantor ATR Soal Sengketa Lahan
Harga Brent naik ke US$ 110,10 per barel dan WTI mencapai US$ 103,91 seiring meningkatnya risiko geopolitik dan kekhawatiran pasokan global.
Malaysia serta Singapura telah menawarkan bantuan untuk mengatasi karhutla.
Jakarta - Pakistan menyatakan siap memberikan dukungan yang dibutuhkan Arab Saudi untuk menghadapi serangan kelompok Houthi dari Yaman di
Para anggota Partai Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata Senat Amerika Serikat mendesak Departemen Perang AS (Pentagon) untuk mengumumkan se...
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya