Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Perang

Senator Demokrat AS Desak Pemerintah Ungkap Biaya Sebenarnya Perang terhadap Iran

Para anggota Partai Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata Senat Amerika Serikat mendesak Departemen Perang AS (Pentagon) untuk mengumumkan se...

Sumber foto: Pars Today

Para anggota Partai Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata Senat Amerika Serikat mendesak Departemen Perang AS (Pentagon) untuk mengumumkan secara terbuka biaya sebenarnya dari perang melawan Iran. Mereka juga meminta jawaban yang tidak diklasifikasikan sebagai rahasia mengenai kerusakan yang dialami pangkalan-pangkalan AS dan fasilitas militer lainnya di Timur Tengah.

Menurut laporan IRNA, Selasa, 20 Oktober 2026, lima senator Demokrat pada Senin (19/10) waktu setempat mengirim surat kepada Laksamana Brad Cooper, Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM). Dalam surat tersebut, mereka menulis bahwa upaya berkelanjutan pemerintahan Trump untuk menyembunyikan biaya sebenarnya perang ini “sangat tidak dapat diterima”.

Surat itu meminta Pentagon mengungkap perkiraan biaya kerusakan, jadwal dimulainya perbaikan, serta besaran pengeluaran untuk menyiapkan fasilitas baru guna menggantikan fungsi pangkalan militer AS di kawasan yang mengalami kerusakan.

Berdasarkan laporan terbaru CENTCOM kepada komite-komite keamanan nasional Kongres, militer AS memperkirakan biaya perang agresi terhadap Iran telah mencapai 43,6 miliar dolar AS hingga 3 September. Namun, perkiraan tersebut belum mencakup kerusakan pada pangkalan AS dan fasilitas militer lainnya di kawasan yang rusak atau hancur akibat serangan Iran dalam upaya pertahanan dan pembalasannya.

Dalam surat tersebut, para senator menulis, “Dalam pengarahan tertutup baru-baru ini, Anda memberikan informasi kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat mengenai perkiraan biaya kerusakan pada pangkalan dan fasilitas AS. Namun, angka ini tidak boleh hanya tersedia bagi para anggota Kongres. Rakyat Amerika berhak mengetahui keseluruhan biaya perang tidak sah yang dilancarkan pemerintahan Trump terhadap Iran.”

Senator Elizabeth Warren dari Massachusetts memimpin penyusunan surat yang ditujukan kepada Laksamana Cooper tersebut.

Surat itu juga ditandatangani oleh Senator Mazie Hirono dari Hawaii, Richard Blumenthal dari Connecticut, Tammy Duckworth dari Illinois, dan Gary Peters dari Michigan.

Situs resmi Senator Warren menyebutkan bahwa surat tersebut dirilis ketika biaya perang terhadap Iran bagi Washington terus meningkat. Perang itu sejauh ini telah menewaskan 23 personel militer AS, melukai 861 orang, dan menimbulkan biaya sedikitnya 42 miliar dolar AS.

Meskipun terdapat laporan mengenai kerusakan luas pada pangkalan dan fasilitas militer AS di seluruh Asia Barat, Departemen Perang AS belum mengumumkan secara terbuka perkiraan resmi mengenai biaya kerusakan tersebut. Menurut sejumlah pejabat dan orang-orang yang mengetahui perkiraan internal Departemen Perang, biaya pembangunan kembali pangkalan-pangkalan itu dapat melampaui 30 miliar dolar AS.

Sementara itu, menurut USA Today, laporan yang diterbitkan lembaga pengawas resmi Pentagon mengenai perang tersebut menyatakan bahwa bangunan dan fasilitas pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania mengalami kerusakan atau kehancuran akibat serangan Iran selama perang.

Militer AS berdalih bahwa perkiraan biaya kerusakan belum diumumkan karena pihaknya belum memutuskan pangkalan dan fasilitas mana yang akan dibangun kembali.

Dalam surat mereka, para senator menegaskan, “Tidak ada alasan untuk mengklasifikasikan perkiraan biaya ini sebagai informasi rahasia. Sayangnya, sekutu maupun musuh kita sudah mengetahui dengan baik besarnya kerusakan yang ditimbulkan perang sembrono ini terhadap kesiapan militer. Kongres dan masyarakat membutuhkan informasi tersebut untuk menentukan langkah-langkah yang diperlukan guna mengatasi dampak bencana ini.”

Pusat Dukungan Angkatan Laut Bahrain, yang menjadi pusat utama dukungan logistik Angkatan Laut AS di Asia Barat, mengalami kerusakan parah pada awal perang akibat serangan rudal dan pesawat nirawak Iran.

Para senator juga menulis, “Perang ini telah menimbulkan kerusakan signifikan pada infrastruktur penting Amerika Serikat di kawasan. Kerusakan pada pangkalan dan fasilitas milik sekutu turut meningkatkan biaya perang bagi mitra-mitra regional kami serta menempatkan personel militer AS dalam bahaya.”

Para senator meminta agar jawaban diberikan paling lambat 2 November 2026. Mereka meminta perincian mengenai biaya kerusakan pada pangkalan dan fasilitas milik AS serta sekutunya, biaya penggantian infrastruktur yang rusak, anggaran perbaikan dan operasi yang dialihkan, serta apakah para kontraktor telah menerima anggaran tambahan untuk melaksanakan perbaikan tersebut.

"Lima senator Demokrat AS mendesak Pentagon mengungkap biaya sebenarnya perang terhadap Iran, termasuk kerusakan pada pangkalan dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. Perkiraan militer AS menyebut biaya perang mencapai 43,6 miliar dolar AS hingga 3 September, tetapi angka itu belum mencakup seluruh kerusakan fasilitas militer. Menurut informasi yang dikutip dari situs Senator Elizabeth Warren, biaya pembangunan kembali pangkalan dapat melampaui 30 miliar dolar AS."(Sail)

Sumber: Pars Today. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with