ALSA Unhas Gelar Kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional, Diikuti 355 Peserta
Makassar – Asian Law Students’ Association Local Chapter Universitas Hasanuddin (ALSA LC Unhas) kembali menggelar ALSA English Competition (AECO) 2026 setelah terakhir kali diselenggarakan pada 2024. Kompetisi yang kini diperluas...

Makassar – Asian Law Students’ Association Local Chapter Universitas Hasanuddin (ALSA LC Unhas) kembali menggelar ALSA English Competition (AECO) 2026 setelah terakhir kali diselenggarakan pada 2024. Kompetisi yang kini diperluas ke tingkat nasional tersebut diikuti 355 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung tema “Responsible Technological Innovation to Empower the Future Generations”, kegiatan berlangsung pada 23–27 Oktober 2026 di Baruga Prof. Dr. Baharuddin Lopa, Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Sebanyak 355 peserta berasal dari 35 sekolah menengah atas (SMA) sederajat di Pulau Sulawesi serta perwakilan 15 perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, meningkatkan daya saing, sekaligus memperluas wawasan mengenai inovasi teknologi yang bertanggung jawab.
AECO 2026 mempertandingkan sembilan kategori kompetisi yang terbagi dalam dua jenjang pendidikan. Pada tingkat SMA, terdapat enam kategori, yakni Debate, Speech, Newscasting, Paper Presentation, Battle of Brains, dan Storytelling.
Sementara itu, tingkat perguruan tinggi mempertandingkan tiga kategori, yaitu Speech, Newscasting, dan Paper Presentation.
Project Officer AECO 2026, Adinda Murti Ramadhani, mengatakan, penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum penting karena cakupan kompetisi diperluas dari tingkat regional menjadi nasional.
Menurut dia, perluasan tersebut bertujuan memberikan kesempatan lebih besar kepada pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris, serta membangun jejaring antarpeserta dari berbagai daerah.
Penyelenggaraan AECO 2026 juga mendapat rekomendasi dan dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Kepala Seksi Pembinaan SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sulawesi Selatan, Muhammad Hamran, S.Pd., M.M., turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Maskun, S.H., LL.M.
Keduanya menilai tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme generasi muda dalam meningkatkan kompetensi akademik dan keterampilan berbahasa Inggris.
Selain dukungan kelembagaan, penyelenggaraan AECO 2026 melibatkan sejumlah mitra, di antaranya Perseklaw Firm Lucas, S.H. & Partners, Febert R. Pinontoan, S.H., M.Kn., Perumda Air Minum Makassar, Ta Sugi Coffee & Eatery, Yotta, dan Akbar Cahaya Studio.
Sejumlah lembaga pendidikan, media, dan mitra lainnya juga berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan serta publikasi kegiatan.
Rangkaian AECO 2026 ditutup dengan pengumuman pemenang dari berbagai kategori perlombaan.
SMA Negeri 1 Maros berhasil meraih predikat General Winner atau juara umum sekaligus membawa pulang AECO Grand Trophy sebagai penghargaan tertinggi dalam kompetisi tersebut.
Prestasi ini menempatkan SMA Negeri 1 Maros sebagai sekolah dengan capaian terbaik dalam penyelenggaraan AECO 2026.
Melalui penyelenggaraan kompetisi tingkat nasional ini, ALSA LC Unhas berharap AECO terus berkembang menjadi ruang pengembangan kemampuan bahasa Inggris, kreativitas, serta daya saing pelajar dan mahasiswa Indonesia.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen ALSA LC Unhas dalam mendorong generasi muda untuk berprestasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Sumber: MataKita. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
26 provinsi dan kota akan secara proaktif menanggapi bencana alam dalam 10 hari ke depan.
(Inspeksi) - Komite Pengarah Nasional untuk Pertahanan Sipil telah mengeluarkan dokumen yang meminta 26 provinsi dan kota untuk secara proaktif menanggapi potensi bencana alam...
Saudi Berhasil Cegat Rudal yang Disebut Menuju Madinah, Begini Tanggapan Houthi
Koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang disebut...
Karhutla Kalimantan: Bencana Alam atau Kegagalan Tata Kelola? Halaman 1
Lebih dari 70 persen titik panas di Kalimantan berada di area konsesi. Apakah karhutla murni bencana alam, atau kegagalan tata kelola?
MotoGP Qatar 2026 Tetap Digelar di Tengah Konflik Timur Tengah
MotoGP Qatar tetap lanjut di tengah konflik Israel-Iran; jadwal dirombak akibat penundaan pembalap serta ancaman keamanan hotel.