MotoGP Qatar 2026 Tetap Digelar di Tengah Konflik Timur Tengah
MotoGP Qatar tetap lanjut di tengah konflik Israel-Iran; jadwal dirombak akibat penundaan pembalap serta ancaman keamanan hotel.

MotoGP Qatar dipastikan bakal tetap berlangsung akhir pekan ini walaupun tensi konflik antara Israel-AS dengan Iran masih memanas. Meski begitu, ada sedikit penyesuaian dan perubahan pada rangkaian agenda balapan di Qatar yang perlu kamu catat.
Pihak penyelenggara resmi merombak rundown Grand Prix Qatar kali ini. Usut punya usut, perubahan agenda ini dipicu oleh jadwal kedatangan para rider yang telat dari waktu yang sudah direncanakan.
Berdasarkan informasi dari Crash, sesi jumpa pers pada hari Kamis di Sirkuit Losail terpaksa digeser mundur empat jam lantaran hambatan keterlambatan kedatangan sejumlah pembalap.
Agenda sesi konferensi pers di Qatar bakal dimulai tepat pukul 00.30 WIB. Memasuki hari Jumat, para rider akan melakoni sesi latihan bebas (free practice) dan latihan (practice).
Pertarungan makin seru di hari Sabtu lewat sesi Sprint Race, lalu ditutup dengan balapan utama pada hari Minggu. Simak perincian lengkap jadwal MotoGP Qatar 2026 berikut ini:
Sebelum kepastian ini keluar, ajang balap MotoGP Qatar sebenarnya sempat mendapatkan gelombang penolakan dari beberapa pebalap.
Jack Miller bahkan menyebut ada 19 pebalap yang tak setuju dan merasa khawatir untuk membalap di Qatar di tengah situasi memanas antara AS-Israel vs Iran.
Guna menjamin keamanan, para pebalap juga telah meminta jaminan dari MotoGP termasuk rencana evakuasi hingga asuransi bila terjadi hal yang tak diinginkan saat balapan di Qatar.
Kekhawatiran tersebut makin beralasan usai munculnya pemberitahuan terbaru. Kemudian dalam laporan terbaru yang dirilis media Iran Fars, hotel yang digunakan tim Formula 1 dan MotoGP menginap jadi target potensial serangan Iran.
Sejumlah titik penginapan tersebut tertera langsung pada berkas potensial aksi balasan. Lokasi-lokasi tersebut tercantum dalam sebuah dokumen yang berisi kemungkinan balasan dari Iran jika AS-Israel melancarkan serangan lanjutan.
Daftar laporan berjudul 'Zero Hour' memuat sejumlah lokasi di seluruh kawasan tersebut. Informasi sensitif ini dipublikasikan persis beberapa hari jelang MotoGP Qatar yang dijadwalkan digelar 6-8 November 2026. Sementara Formula 1 menggelar balapan di Qatar dan Abu Dhabi pada akhir bulan ini.
Menanggapi isu keamanan kawasan ini, Menurut GPblog, badan intelijen Iran menyebarluaskan dokumen yang mengidentifikasi lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sasaran dalam aksi balasan.
Dalam laporan itu, terdapat daftar hotel di Qatar dan Uni Emirat Arab yang digunakan oleh pebalap MotoGP dan Formula 1.
Sumber: Uzone.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
26 provinsi dan kota akan secara proaktif menanggapi bencana alam dalam 10 hari ke depan.
(Inspeksi) - Komite Pengarah Nasional untuk Pertahanan Sipil telah mengeluarkan dokumen yang meminta 26 provinsi dan kota untuk secara proaktif menanggapi potensi bencana alam...
Saudi Berhasil Cegat Rudal yang Disebut Menuju Madinah, Begini Tanggapan Houthi
Koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang disebut...
Karhutla Kalimantan: Bencana Alam atau Kegagalan Tata Kelola? Halaman 1
Lebih dari 70 persen titik panas di Kalimantan berada di area konsesi. Apakah karhutla murni bencana alam, atau kegagalan tata kelola?
Israel Tangkap 45 Warga Palestina Termasuk Jurnalis di Tepi Barat
Israel Tangkap 45 Warga Palestina dalam operasi di Tepi Barat, termasuk dua jurnalis. Simak wilayah terdampak dan catatan penahanan sejak 2023 di wilayah itu.