Rizky Ridho Bicara soal Rencana Uji Coba Timnas yang Terkendala Situasi di Timur Tengah
JAKARTA | KBA – Kabar pemanggilan kembali ke Timnas Indonesia menjadi salah satu cerita yang dibawa Rizky Ridho setelah Persija

JAKARTA | KBA – Kabar pemanggilan kembali ke Timnas Indonesia menjadi salah satu cerita yang dibawa Rizky Ridho setelah Persija Jakarta mengalahkan Persebaya Surabaya 1-0 dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu malam (7/11/2026), bek Macan Kemayoran itu tidak hanya berbicara mengenai kesiapannya bergabung dengan skuat Garuda, tetapi juga mengungkap perkembangan rencana pertandingan uji coba tim nasional yang mengalami sejumlah perubahan.
Ridho mengonfirmasi bahwa dirinya telah mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Ia dijadwalkan bertolak pada Senin mendatang untuk bergabung dengan agenda pemusatan latihan. Selain dirinya, beberapa pemain Persija lainnya juga berpotensi mendapatkan kesempatan serupa.
“Alhamdulillah, saya dapat panggilan. Jadi, insyaallah hari Senin saya berangkat ke sana. Mungkin sama beberapa pemain dari Persija juga. Mungkin besok atau lusa ada list-nya juga,” ujar Ridho kepada para awak media yang juga dihadiri KBA News, Sabtu, 7 November 2026.
Namun, pembicaraan kemudian beralih pada agenda pertandingan uji coba Timnas Indonesia yang sebelumnya sempat direncanakan berlangsung di kawasan Timur Tengah. Ridho mengungkapkan bahwa informasi mengenai perubahan agenda tersebut telah diterima melalui komunikasi antara pelatih dan kelompok pemain yang tergabung dalam leadership group.
Ia menyebutkan terdapat tujuh pemain dalam kelompok tersebut yang mendapatkan informasi langsung mengenai perkembangan rencana tim nasional.
Menurut Ridho, awalnya Timnas Indonesia memiliki rencana untuk menghadapi Yordania dan satu calon lawan lainnya. Namun, rencana bermain di kawasan Timur Tengah ternyata tidak sepenuhnya mendapatkan persetujuan dari para pemain.
Situasi keamanan di kawasan tersebut menjadi salah satu pertimbangan yang membuat sejumlah pemain merasa keberatan. Ridho secara terbuka menyinggung kondisi Amman, Yordania, yang dinilai perlu menjadi perhatian karena lokasinya berdekatan dengan Israel.
“Awalnya kita mau main lawan Jordan sama Hawaii. Tapi pemain-pemain banyak yang kurang bersedia untuk bermain di sana,” ungkap Ridho.
Ia kemudian menjelaskan bahwa keberatan tersebut bukan tanpa alasan. Para pemain disebut turut memperhatikan perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah, termasuk kondisi geografis Yordania yang berdekatan dengan wilayah Israel.
“Karena bermain di Amman itu pun karena mereka melihat sendiri, kayak di sampingnya itu Israel,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pertimbangan para pemain bukan semata-mata persoalan teknis pertandingan ataupun kesiapan menghadapi lawan. Faktor keamanan selama menjalani agenda internasional juga menjadi perhatian tersendiri.
Ridho bahkan menyinggung informasi mengenai situasi di kawasan tersebut yang turut menjadi bahan pertimbangan para pemain.
“Mereka juga mengikuti … di Saudi juga. Banyak bom kan,” kata Ridho.
Situasi itulah yang kemudian membuat para pemain kembali menjalin komunikasi dengan pelatih untuk membicarakan kemungkinan perubahan lokasi pertandingan. Mereka berusaha mencari alternatif agar agenda uji coba tetap dapat terlaksana tanpa mengabaikan pertimbangan keamanan.
Dari komunikasi tersebut, rencana pemusatan latihan sempat diarahkan ke Siprus. Dalam skenario yang disampaikan kepada para pemain, Timnas Indonesia direncanakan hanya singgah di Yordania selama kurang lebih 24 jam sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke Siprus.
“Akibatnya mereka komunikasi lagi dengan pelatih. Terus kita akhirnya dapat waktu itu kaitannya kita camp-nya di Siprus. Terus kita niatnya mungkin 24 jam doang di Jordan, habis itu balik Siprus lagi,” jelasnya.
Tidak berhenti sampai di situ, agenda pertandingan uji coba juga sempat direncanakan berlangsung di Siprus dengan menghadapi Kuwait. Akan tetapi, rencana tersebut kembali mengalami perubahan setelah muncul informasi bahwa pihak calon lawan tidak bersedia bermain di negara tersebut.
“Dan main di Siprus lawan Kuwait. Tapi ternyata mungkin salah satu dari tim mereka enggak mau. Kayaknya Kuwait ya, enggak mau main di Siprus,” lanjut Ridho.
Perubahan itu membuat rencana pertandingan kembali bergeser. Berdasarkan informasi terakhir yang diterimanya, Timnas Indonesia kemungkinan akan menjalani pertandingan di Turki.
Meski demikian, Ridho mengaku belum mengetahui secara pasti siapa lawan yang akan dihadapi maupun kepastian akhir mengenai agenda pertandingan tersebut.
“Jadi terakhir lagi dapat info katanya main di Turki. Lawannya saya juga enggak tahu,” ungkapnya.
Di tengah berbagai perubahan tersebut, Ridho meminta agar situasi yang terjadi dapat dipahami. Ia menegaskan bahwa pihak tim nasional sebenarnya telah berusaha mencari lawan tanding agar para pemain tetap mendapatkan kesempatan untuk mengukur kemampuan dan mempersiapkan diri.
Menurutnya, perubahan agenda bukan berarti tim nasional tidak berupaya menggelar pertandingan uji coba. Ada sejumlah pertimbangan yang harus disesuaikan, mulai dari lokasi pemusatan latihan hingga kesediaan calon lawan untuk bertanding.
“Dan mungkin karena enggak ada uji coba juga, jadi mohon ini juga. Karena mereka juga sangat berusaha untuk mendapatkan lawan tanding,” tuturnya.
Bagi Ridho, terlepas dari belum jelasnya agenda pertandingan uji coba, pemusatan latihan tetap menjadi kesempatan penting bagi para pemain untuk membangun kedekatan dan kekompakan di dalam skuat.
“Jadi mungkin ini solusinya biar kita makin dekat satu sama lain aja,” pungkasnya.(kba)
Sumber: KBA News. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Maskapai di Timur Tengah butuh 236 ribu pilot, awak kabin, dan teknisi pada 2045
Boeing memprediksi ada pengiriman 2.995 pesawat komersial baru kepada maskapai penerbangan di Timur Tengah antara 2026 dan 2045.
Menlu Irak Usulkan Komite Regional untuk Fasilitasi Perundingan Iran-AS
SURABAYA-KEMPALAN: Menteri Luar Negeri (Menlu) Irak Fuad Hussein pada Jumat (6/11) mengusulkan pembentukan komite menlu regional untuk melakukan kunjungan ke Teheran dan Washington guna...
Hasil Terkini Semifinal Kejuaraan Bola Voli Putra Nasional 2026: Tim Kepolisian Kota Ho Chi Minh bangkit kembali secara dramatis.
Memasuki pertandingan, Kepolisian Ho Chi Minh City bertekad meraih kemenangan guna membalas kekalahannya dari The Cong Tan Cang di babak semifinal tahun lalu dan...
35 Garage Racing Team, Depok : SINGGASANA BARU, TAMPIL MENGGEBRAK JAGAD DRAG RACE 2026 NASIONAL !
35 Garage Racing Team, Depok : SINGGASANA BARU, TAMPIL MENGGEBRAK JAGAD DRAG RACE 2026 NASIONAL !