Minggu, 8 November 2026

DVP Berita

Terkini
Timur Tengah

Israel Menyangkal Disebut Jadi Biang Kerok Perang Iran: Keputusan AS

Israel menyangkal disebut jadi biang kerok yang memantik perang besar antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.

Sumber foto: CNN Indonesia

Israel menyangkal disebut jadi biang kerok yang memantik perang besar antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.

Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Danny Danon mengatakan bahwa perang Iran murni karena keputusan AS.

Danon menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan televisi Israel, i24NEWS, pada Rabu malam. Ia menanggapi komentar Wakil Presiden AS JD Vance, yang mengaitkan kekalahan Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu pada Selasa dengan perang melawan Iran.

Pernyataan JD Vance itu mengemuka di tengah munculnya seruan untuk meninjau kembali hubungan AS-Israel.

"Menurut saya, sangat disayangkan banyak pihak mengaitkan kenaikan harga, terutama harga minyak, dengan situasi di Israel saat ini," ujar Danon, dikutip dari Middle East Monitor.

"Keputusan untuk menyerang Iran adalah keputusan Amerika Serikat. Itu bukan keputusan kami. Kami mendukung upaya AS, dan menurut kami itu adalah keputusan yang tepat," ia menambahkan.

Saat ditanya mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran, Danon mengatakan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya bergantung pada Presiden AS Donald Trump.

"Kami akan selalu melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi diri kami sendiri. Kami telah membuktikannya di masa lalu dan akan terus melakukannya di masa depan," tegasnya.

Danon menyatakan bahwa Iran "tidak hanya mengancam Israel, tetapi juga target-target AS di Timur Tengah, termasuk kedutaan besar dan personel Amerika".

Amerika dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari dan langsung dibalas Teheran ke wilayah Timteng, sebelum gencatan senjata dicapai pada bulan April. Namun, belum ada perjanjian damai final yang disepakati, sementara ketegangan serta kekhawatiran akan terjadinya kembali konfrontasi terus berlanjut.

Pada Rabu, Vance mengatakan bahwa perang dengan Iran merupakan alasan utama kekalahan Partai Republik dalam pemilihan umum Selasa. Hal itu menurutnya membuat Partai Demokrat berhasil menguasai baik Dewan Perwakilan Rakyat maupun Senat.

Investigasi media AS pada Maret mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat mendesak Trump untuk memanfaatkan peluang intelijen membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Desakan itu dilakukan dalam sebuah percakapan telepon sebelum perang pecah.

Sumber: CNN Indonesia. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with