Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Toha Ajak Santri Bangun Muba Lebih Cepat
Muba – Di tengah ribuan santri yang menunduk khusyuk di Pendopoan Griya Bumi Serasan […]

Muba – Di tengah ribuan santri yang menunduk khusyuk di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Bupati Muba H. M. Toha Tohet SH menitipkan masa depan daerah ini bukan pada gedung-gedung tinggi, tapi pada akhlak mulia generasi pesantren. Karena bagi Bupati, santri hari ini adalah penjaga Indonesia esok hari.
“Atas nama pribadi dan Pemkab Muba, saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya Peringatan Hari Santri Nasional ini. Saya juga mengucapkan terima kasih yang telah menyukseskan acara ini, sebagai salah satu upaya menumbuhkan semangat mencintai dan memotivasi anak-anak kita para santriwan dan santriwati untuk menjadi ujung tombak pembangunan, khususnya pembangunan moralitas atau mental keagamaan yang mengedepankan akhlak yang mulia,” ujar Bupati, Kamis (5/11/2026).
Bupati Muba juga menegaskan, Hari Santri bukan sekedar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi pada nilai-nilai luhur kepesantrenan.
“Hari Santri Nasional bukan hanya sekedar seremoni tahunan, melainkan sebuah momentum refleksi pada nilai-nilai luhur kepesantrenan. Keikhlasan, ketekunan, kemandirian, dan semangat nasionalisme yang tinggi. Tantangan zaman semakin kompleks dengan hadirnya era digital dan globalisasi. Di tengah arus perubahan ini, santri dituntut untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelopor dan agen perubahan,” tegasnya.
“Masa depan kita letakkan pada generasi sekarang. Akhlak yang mulia. Pada zaman dahulu banyak para pahlawan yang berjuang untuk menegakkan sebuah pesantren. Hari ini tugas kita harus menjaga apa yang telah diperjuangkan. Bersama santri kita jaga Indonesia. Bersama santri mari kita bangun Muba lebih cepat,” tambah Bupati.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Muba H Opi Palopi MA dalam laporannya menyampaikan, Kabupaten Muba saat ini memiliki 97 Pondok Pesantren dengan jumlah santri mencapai 20 ribu santri.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Muba juga menyerahkan penghargaan Lomba Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2026.
Juara I: Desa Epil Barat, Kecamatan Lais
Juara II: Desa Layan, Kecamatan Jirak Jaya
Juara III: Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat
Harapan I: Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya
Harapan II: Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir
Harapan III: Desa Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin
Turut hadir dalam acara, Forkopimda Kabupaten Muba, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra H Ardiansyah, Ketua TP PKK Muba Hj. Patimah Toha, Ketua DWP Muba Siti Fatimah Syafarudin. (*)
Sumber: katanda.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
26 provinsi dan kota akan secara proaktif menanggapi bencana alam dalam 10 hari ke depan.
(Inspeksi) - Komite Pengarah Nasional untuk Pertahanan Sipil telah mengeluarkan dokumen yang meminta 26 provinsi dan kota untuk secara proaktif menanggapi potensi bencana alam...
Saudi Berhasil Cegat Rudal yang Disebut Menuju Madinah, Begini Tanggapan Houthi
Koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang disebut...
Karhutla Kalimantan: Bencana Alam atau Kegagalan Tata Kelola? Halaman 1
Lebih dari 70 persen titik panas di Kalimantan berada di area konsesi. Apakah karhutla murni bencana alam, atau kegagalan tata kelola?
MotoGP Qatar 2026 Tetap Digelar di Tengah Konflik Timur Tengah
MotoGP Qatar tetap lanjut di tengah konflik Israel-Iran; jadwal dirombak akibat penundaan pembalap serta ancaman keamanan hotel.