Wapres AS Ngaku Tak Sepakat dengan Trump soal Perang Iran
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance menyatakan, dirinya berbeda pendapat dengan Presiden Donald Trump mengenai perang Iran, demikian pernyataan Vance dalam sebuah wawancara.

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance menyatakan, dirinya berbeda pendapat dengan Presiden Donald Trump mengenai perang Iran, demikian pernyataan Vance dalam sebuah wawancara.
“Bahkan jika Anda tidak sependapat dengannya dalam satu hal itu, Anda tetap bisa memiliki perbedaan pendapat. Dan saya rasa saya pernah berbeda pendapat dalam hal itu,” kata Vance dalam sebuah acara bincang-bincang politik yang dipandu mantan juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer.
Vance juga menjawab pertanyaan mengenai hubungannya dengan komentator politik sekaligus mantan sekutu Trump, Tucker Carlson.
Carlson secara terbuka mengkritik perang Iran karena menilai konflik tersebut lebih melayani kepentingan Israel daripada Amerika Serikat. Selain itu konflik Iran juga bertentangan dengan janji Trump untuk menghindari intervensi militer di luar negeri yang membutuhkan biaya besar.
Vance mengatakan Carlson, yang dikenal memiliki pandangan konservatif, sangat marah atas perang tersebut.
“Dia dan saya telah membicarakan hal itu secara pribadi maupun di depan publik. Saya tahu bagaimana perasaan Carlson dan saya memahaminya,” kata Vance.
“Apa yang saya katakan kepada Carlson adalah jangan membuang semua hal baik hanya karena ada sesuatu yang buruk," kata Vance.
Sumber: Berita Nasional - Media Pencerah Bangsa. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Industri Manufaktur Tumbuh 5,3 Persen, Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji ungkap industri manufaktur tumbuh 5,3% di 2025, lampaui ekonomi nasional. Momentum ini harus dijaga untuk dorong PDB.
Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Konflik Iran
Harga minyak Brent dan WTI melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Iran.
Presiden Bolivia Tetapkan Darurat Nasional Imbas El Nino
Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, menetapkan status darurat nasional untuk mengerahkan sumber daya dalam menangani dampak fenomena cuaca El Nino.
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas