Perkuat Ketahanan Nasional dari Desa, TMMD ke-130 Berikan Penyuluhan Bela Negara di Pepelah
...

GAYO LUES – Keutuhan bangsa tidak hanya bergantung pada kekuatan pertahanan negara, tetapi juga ditentukan oleh kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Atas dasar itu, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues menggelar penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara bagi warga Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Kegiatan yang berlangsung di Posko TMMD pada Sabtu (31/10) tersebut menghadirkan Wadansatgas TMMD ke-130, Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, sebagai narasumber. Penyuluhan ini menjadi salah satu sasaran nonfisik TMMD yang diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ideologi bangsa, kehidupan bernegara, serta tanggung jawab dalam mempertahankan keutuhan NKRI.
Dalam pemaparannya, Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait menjelaskan empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai lima nilai dasar bela negara, meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara.
Pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut dinilai penting karena keberagaman masyarakat dapat menjadi kekuatan bangsa apabila disertai sikap saling menghormati dan semangat persatuan. Sebaliknya, kurangnya kesadaran kebangsaan dapat memicu perpecahan dan melemahkan kehidupan sosial masyarakat.
Wadansatgas menyampaikan bahwa penyuluhan tersebut bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat nasionalisme, serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab. Ia menegaskan, bela negara bukan semata-mata tugas aparat pertahanan, melainkan hak sekaligus kewajiban seluruh warga negara yang dapat diwujudkan melalui perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sasaran nonfisik ini, TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues berupaya melengkapi pembangunan fisik dengan pembangunan karakter masyarakat. Harapannya, pemahaman kebangsaan yang semakin kuat dapat menjadi modal sosial bagi warga Kampung Pepelah untuk mendukung kemajuan daerah sekaligus menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, baik saat ini maupun pada masa mendatang.
Sumber: Nusantarapos.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
BRI Perluas Pembiayaan untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
BRI memperluas pembiayaan sektor pangan dari hulu hingga hilir dengan 75,1% portofolio kredit disalurkan kepada UMKM hingga Triwulan II 2026.
Liga Arab desak penyelidikan internasional terhadap penyiksaan tahanan Gaza
Liga Arab, Minggu (1/11), menyerukan penyelidikan internasional yang independen terhadap penyiksaan dan pelecehan sistematis terhadap warga Palestina dari Gaza yang ditahan di ANTARA News...
Menlu AS Sebut Trump Prioritaskan Jalur Damai di Tengah Persiapan Serangan Lanjutan
AS tegaskan ingin jalur damai dengan Iran, namun persiapan militer pasca-pemilu menyelimuti kawasan. Iran ancam balasan tanpa batas.
[KLARIFIKASI] Video Demonstran Kibarkan Bendera Palestina di Menara Pisa Terjadi 2023
Beredar video yang secara keliru mengeklaim para demonstran mengibarkan bendera Palestina di Menara Pisa. Simak hasil penelusuran faktanya.