Militer Iran: Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama dari Konflik Sebelumnya
Teheran, MINA – Militer Iran memperingatkan bahwa perang baru apa pun dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama daripada konflik sebelumnya dan Presiden AS Donald Trump bukanlah pihak yang akan...

Teheran, MINA – Militer Iran memperingatkan bahwa perang baru apa pun dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama daripada konflik sebelumnya dan Presiden AS Donald Trump bukanlah pihak yang akan menentukan durasinya.
“Potensi perang di masa depan bisa berlangsung lebih lama daripada konflik sebelumnya, dan Presiden Amerika tidak dalam posisi untuk mendikte waktu atau ketentuan berakhirnya perang tersebut,” ujar juru bicara militer Mohammad Akraminia, Ahad (1/11), Arab News melaporkan.
Ia merujuk pada fase pertempuran paling sengit dalam perang yang dimulai pada 28 Februari, yang dipicu oleh serangan AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi Republik Islam tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.
Menteri Pertahanan Iran, Mehrdad Akhlaghi, pada Ahad memperingatkan akan adanya “respons yang proporsional, tegas, dan berdampak” terhadap serangan apa pun yang ditujukan kepada negaranya, menurut televisi pemerintah.
“Mereka yang melontarkan ancaman tidak akan bisa mendikte cakupan, waktu, atau konsekuensi dari respons pertahanan Iran,” tambahnya. []
Sumber: Minanews.net. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Jelang Hari jadi ke 3 Pujaketarub Nasional Gelar Rapat Besar
Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaksanaka kegiatan Rapat Besar .pada minggu sore...
Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Panjang Usai Diancam Trump
Iran memperingatkan perang baru melawan AS bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya usai Trump kembali menebar ancaman.
Narkoba Serang Generasi Muda, Anggota DPRD Muara Enim Muhamad Napoleon Serukan Perang Total!
SumSel, Langkah tegas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beserta seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek) dalam memberantas peredaran...
Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Kemelut di Timur Tengah
Yamaha menyatakan tidak akan menurunkan pebalapnya di ajang balap MotoGP Qatar di weekend minggu depan karena alasan situasi Timur Tengah.