Hilirisasi Kayu Gaharu Kalteng Menembus Pasar Eropa dan Timur Tengah
Aroma khas kayu gaharu asal Kalimantan Tengah menyimpan potensi ekonomi luar biasa jika disentuh lewat proses hilirisasi. Kayu berharga ini tidak lagi sekadar dijual dalam bentuk bongkahan mentah, melainkan disuling...

Palangka Raya – Aroma khas kayu gaharu asal Kalimantan Tengah menyimpan potensi ekonomi luar biasa jika disentuh lewat proses hilirisasi. Kayu berharga ini tidak lagi sekadar dijual dalam bentuk bongkahan mentah, melainkan disuling menjadi minyak esensial bernilai tinggi.
Komoditas wewangian ini siap menembus pasar internasional, mulai dari Perancis hingga kawasan Timur Tengah dan Eropa, di mana minyak gaharu menjadi bahan baku utama industri parfum mewah kelas dunia. Pelaku Usaha Kayu Gaharu, Darminto, mengatakan kekuatan utama pengembangan industri ini terletak pada ketersediaan bahan baku yang sangat melimpah dan berkelanjutan. Pasokan kayu gaharu dapat dijumpai dan diperoleh dengan mudah di hampir setiap kabupaten di wilayah Kalimantan Tengah.
"Pemasaran produk hilirisasi ini diterapkan melalui pemetaan pasar berdasarkan kualitas minyak yang dihasilkan. Untuk minyak gaharu kelas bawah, peminat terbanyak umumnya datang dari pasar Eropa," ujarnya, Senin, 22 Oktober 2026.
Sementara itu, minyak gaharu kualitas premium kelas atas menjadi komoditas favorit yang dipasok langsung ke Timur Tengah, kawasan yang memiliki tradisi kuat dalam penggunaan wewangian aromatik bermutu tinggi.
Namun, perjalanan menuju kemandirian industri gaharu tak lepas dari tantangan, salah satunya bencana kabut asap yang melanda Kalimantan tengah saat ini, membuat proses pengiriman melalui jalur udara terhambat. Ia mengaku proses penjualan selama tiga bulan macet lantaran pesawat tidak bisa terbang, sehingga berpengaruh terhadap omzet penjualan.
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Joko Santoso, mendukung penuh hilirisasi kayu gaharu, namun perlu pendataan dan penguatan basis data potensi gaharu. Pemerintah dan pemangku kepentingan berkomitmen merangkul serta mendorong para pelaku usaha agar tidak lagi menjual kayu gaharu secara mentah.
Target utamanya adalah mentransformasi gaharu menjadi produk olahan siap pakai yang memberikan nilai ekonomi jauh lebih tinggi serta dapat dinikmati oleh khalayak luas. Dengan pemetaan wilayah yang jelas antara zona industri, pertanian, dan pemukiman, hilirisasi gaharu diharapkan dapat tumbuh pesat tanpa menabrak aturan tata ruang kota.
Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.