Pusat Kaligrafi Dar Al-Qalam Madinah Tampil di Pameran Buku Aljir, Museumnya Simpan Gembok Raudhah
Pusat Kaligrafi Arab Dar Al-Qalam di Madinah hadir di Pameran Buku Aljir 2026; museumnya memuat 56 lebih koleksi, termasuk gembok perak Raudhah.

Pusat Kaligrafi Arab Global Pangeran Mohammed bin Salman atau Dar Al-Qalam yang berbasis di Madinah ikut tampil di paviliun Kerajaan Arab Saudi pada Pameran Buku Internasional Aljir 2026. Lembaga yang dibuka di Kota Nabi pada akhir 2025 itu memperkenalkan upaya pelestarian kaligrafi Arab, termasuk koleksi museum yang berkaitan erat dengan sejarah Masjid Nabawi.
Sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) dari Madinah, Senin (2/11/2026), pameran di Aljazair itu berlangsung pada 28 Oktober hingga 7 November 2026. Di sana, pusat kaligrafi tersebut menampilkan upaya mendokumentasikan dan mengembangkan seni kaligrafi, membina talenta, serta memperluas kehadirannya di bidang budaya, pendidikan, dan seni. Kabar yang sama juga dilansir Arab News.
Dalam versi berbahasa Prancis rilis SPA disebutkan, Arab Saudi menjadi tamu kehormatan pameran tersebut. Dar Al-Qalam memiliki perpustakaan khusus kaligrafi dengan sekitar 2.000 judul dalam 11 bahasa dan sekitar 450 naskah langka, serta menyusun program pelatihan berbagai gaya kaligrafi Arab.
Bagi jemaah Indonesia, lembaga ini menarik karena koleksinya bersinggungan langsung dengan Masjid Nabawi. Dalam laporan SPA berbahasa Arab pada 15 Juli 2026, museum Dar Al-Qalam disebut menyimpan lebih dari 56 koleksi yang menelusuri perjalanan kaligrafi Arab dari Madinah. Di antaranya contoh mural Masjid Nabawi karya kaligrafer Abdullah Zuhdi dan gembok Raudhah Asy-Syarifah dari perak murni yang diukir ayat Al-Qur’an.
Laporan yang sama menyebut museum itu juga memajang dinar Islam pertama yang dicetak atas perintah Khalifah Abdul Malik bin Marwan pada 81 H/700 M, naskah Burdah karya Ka’ab bin Zuhair yang dibacakan di hadapan Rasulullah SAW di Madinah, serta batu penanda lokasi rumah sahabat Abu Ayyub Al-Anshari. Gedungnya berdiri di atas lahan lebih dari 5.000 meter persegi dengan luas bangunan melampaui 9.000 meter persegi.
Menurut SPA, Organisasi Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Liga Arab (ALECSO) sebelumnya mengucapkan selamat atas pembukaan pusat kaligrafi ini di Madinah pada 22 Desember 2025. Kehadirannya melengkapi destinasi budaya di Kota Nabi, seperti Museum Sirah Nabi yang juga kerap dikunjungi tamu dari berbagai negara.
Hingga berita ini disusun, rilis SPA tidak memuat informasi jam buka maupun ketentuan kunjungan Dar Al-Qalam bagi wisatawan dan jemaah. Calon pengunjung disarankan memastikan informasi terbaru melalui kanal resmi pengelola sebelum datang.
Bagi jemaah umrah yang memiliki waktu luang di Madinah, wisata budaya seperti ini dapat memperkaya pemahaman tentang peradaban Islam di sekitar Masjid Nabawi. Tetap prioritaskan salat berjemaah dan ibadah di masjid, lalu atur kunjungan bersama rombongan dan pembimbing agar jadwal tetap tertib.
Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.
Sumber: Elharamain News. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
‘Israel’ Klaim Iran Siapkan Senjata Kimia, Sejumlah Pejabat AS Ragukan Informasinya
'Israel' membagikan informasi intelijen kepada Amerika Serikat yang mengklaim bahwa Iran tengah mempertimbangkan penggunaan senjat...
AS-Iran Berpotensi Damai, Harga Minyak Dunia Turun ke US$103,6 per Barel
AS-Iran Berpotensi Damai, Harga Minyak Dunia Turun ke US$103,6 per Barel
HMI Nusantara: Dari Keragaman menuju Persatuan Nasional
RRI. CO. ID, LHOKSEUMAWE-Di tengah derasnya globalisasi, revolusi digital, perubahan geopolitik, dan kompetisi antarnegara yang semakin kompleks, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya...
Polda Jatim Siaga Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi, Personel Harus Prima
Kapolda Jatim Irjen Dekananto Eko Purwono menegaskan pihaknya menyiagakan personel hingga sarana prasarana untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.