Hamas Kecam Pembukaan Kedutaan Kolombia di Yerusalem
Hamas mengecam pembukaan kedutaan Kolombia di Yerusalem dan mendesak pembatalan keputusan tersebut. Langkah Bogotá menuai penolakan karena dinilai mengabaikan hak rakyat Palestina dan status hukum kota itu.

Hamas menyebut langkah itu sebagai serangan terhadap hak-hak rakyat Palestina sekaligus pembalikan posisi yang sebelumnya diambil mantan Presiden Kolombia Gustavo Petro. Ia memutus hubungan dengan Israel sebagai bentuk protes terhadap perang di Jalur Gaza.
Dalam pernyataan pers yang dirilis Kamis (15/10), Hamas menyatakan pembukaan kedutaan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hak-hak rakyat Palestina.
Menurut gerakan itu, langkah tersebut juga bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi PBB yang menolak segala perubahan status hukum Yerusalem. Hamas menegaskan bahwa Yerusalem Pendudukan merupakan wilayah Palestina yang diduduki.
Pernyataan itu muncul sehari setelah Kolombia membuka kedutaannya di Yerusalem Pendudukan pada Rabu (14/10). Pembukaan kedutaan tersebut bertepatan dengan dimulainya kembali perjanjian perdagangan bebas Kolombia dengan Israel.
Langkah ini menandai pergeseran kebijakan Bogotá setelah pelantikan Presiden baru Abelardo de la Espriella dan pemulihan hubungan dengan Israel yang sebelumnya diputus oleh pendahulunya. Kolombia pun menjadi negara ke-10 yang mendirikan kedutaan di kota tersebut.[]
Sumber: Minanews.net. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Jelang Hari jadi ke 3 Pujaketarub Nasional Gelar Rapat Besar
Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaksanaka kegiatan Rapat Besar .pada minggu sore...
Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Panjang Usai Diancam Trump
Iran memperingatkan perang baru melawan AS bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya usai Trump kembali menebar ancaman.
Narkoba Serang Generasi Muda, Anggota DPRD Muara Enim Muhamad Napoleon Serukan Perang Total!
SumSel, Langkah tegas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beserta seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek) dalam memberantas peredaran...
Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Kemelut di Timur Tengah
Yamaha menyatakan tidak akan menurunkan pebalapnya di ajang balap MotoGP Qatar di weekend minggu depan karena alasan situasi Timur Tengah.