Senin, 2 November 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

Hamas Kecam Pembukaan Kedutaan Kolombia di Yerusalem

Hamas mengecam pembukaan kedutaan Kolombia di Yerusalem dan mendesak pembatalan keputusan tersebut. Langkah Bogotá menuai penolakan karena dinilai mengabaikan hak rakyat Palestina dan status hukum kota itu.

Sumber foto: Minanews.net

Hamas menyebut langkah itu sebagai serangan terhadap hak-hak rakyat Palestina sekaligus pembalikan posisi yang sebelumnya diambil mantan Presiden Kolombia Gustavo Petro. Ia memutus hubungan dengan Israel sebagai bentuk protes terhadap perang di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan pers yang dirilis Kamis (15/10), Hamas menyatakan pembukaan kedutaan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hak-hak rakyat Palestina.

Menurut gerakan itu, langkah tersebut juga bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi PBB yang menolak segala perubahan status hukum Yerusalem. Hamas menegaskan bahwa Yerusalem Pendudukan merupakan wilayah Palestina yang diduduki.

Pernyataan itu muncul sehari setelah Kolombia membuka kedutaannya di Yerusalem Pendudukan pada Rabu (14/10). Pembukaan kedutaan tersebut bertepatan dengan dimulainya kembali perjanjian perdagangan bebas Kolombia dengan Israel.

Langkah ini menandai pergeseran kebijakan Bogotá setelah pelantikan Presiden baru Abelardo de la Espriella dan pemulihan hubungan dengan Israel yang sebelumnya diputus oleh pendahulunya. Kolombia pun menjadi negara ke-10 yang mendirikan kedutaan di kota tersebut.[]

Sumber: Minanews.net. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with