Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Arab Saudi

Yaman Serang Gedung Kementerian Pertahanan Arab Saudi di Riyadh

Media ABI, 23 Oktober 2026 – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman pada Kamis (22/10/2026) mengumumkan bahwa militer negara itu telah melancarkan empat operasi militer terhadap sejumlah sasaran strategis di wilayah...

Sumber foto: Ahlulbait Indonesia

Media ABI, 23 Oktober 2026 – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman pada Kamis (22/10/2026) mengumumkan bahwa militer negara itu telah melancarkan empat operasi militer terhadap sejumlah sasaran strategis di wilayah Arab Saudi.

Kantor Berita Farsnews melaporkan, Brigadir Jenderal Yahya Saree menyebut sasaran operasi tersebut meliputi gedung Kementerian Pertahanan Arab Saudi di Riyadh, fasilitas perusahaan minyak Aramco di Yanbu, serta Bandara Internasional King Fahd di Dammam dan Bandara Internasional Abha.

Menurut Saree, dalam 100 hari terakhir, Arab Saudi telah melancarkan lebih dari 2.900 serangan udara dan rudal ke Yaman. Serangan yang disebutnya menyasar fasilitas sipil itu mengakibatkan lebih dari 562 orang gugur dan terluka.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Yaman, kata Saree, melancarkan empat operasi khusus menggunakan drone dan rudal dalam kurun 48 jam terakhir.

Operasi pertama menargetkan gedung Kementerian Pertahanan Arab Saudi di Riyadh. Saree mengklaim operasi tersebut berhasil dilaksanakan. Operasi kedua menyasar Bandara Internasional King Fahd di Dammam dan disebut mengganggu aktivitas penerbangan.

Sasaran berikutnya adalah fasilitas Aramco di Yanbu. Saree menyatakan serangan itu memicu kebakaran besar. Adapun operasi keempat diarahkan ke Bandara Internasional Abha, yang juga diklaim berhasil.

Beberapa jam sebelum pengumuman tersebut, militer Yaman juga dilaporkan melancarkan serangan ke Riyadh. Sementara itu, koalisi pimpinan Arab Saudi mengklaim telah mencegat drone-drone Yaman.

Dalam pernyataannya, Saree juga memperingatkan Arab Saudi agar tidak merealisasikan ancaman untuk menargetkan suku-suku Yaman. Ia menegaskan, tindakan semacam itu akan dibalas dan dapat memicu konsekuensi dahsyat yang tidak terduga bagi Arab Saudi.

Menurutnya, Yaman mungkin terpaksa menempuh opsi-opsi yang sebenarnya tidak ingin diambilnya.

“Angkatan Bersenjata Yaman akan terus melancarkan operasi di wilayah jauh di dalam Arab Saudi untuk membela negara dan rakyatnya,” tegas Saree. []

Sumber: Ahlulbait Indonesia. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with