Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

Wali Kota Asal Prancis Diserang Pemukim Israel saat Dampingi Warga Palestina Panen Zaitun

Bernard Baudoux, Wali Kota Aulnoye-Aymeries asal Prancis, menjadi korban penyerangan pemukim Israel saat mengunjungi Tepi Barat, Palestina.

Sumber foto: TribunWow.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

Seorang wali kota asal negara Prancis berusia 78 tahun dilaporkan menjadi korban aksi penyerangan fisik oleh kelompok pemukim Israel di kawasan Tepi Barat yang diduduki oleh Israel.

Sosok pejabat tersebut adalah Bernard Baudoux, Wali Kota Aulnoye-Aymeries, yang ditendang secara mendadak saat tengah melakoni kunjungan ke Desa Taybeh bersama rombongan diplomat Eropa pada Sabtu (17/10/2026).

Akibat hantaman tendangan keras tersebut, Baudoux seketika terduduk lemas di atas tanah sembari menyandarkan badannya pada bagian bodi kendaraan di lokasi.

Dalam rekaman tayangan video yang beredar, Baudoux terlihat masih mengenakan selempang resmi berwarna ornamen bendera nasional Prancis.

Insiden penyerangan tersebut bermula tatkala rombongan perwakilan diplomatik dari Prancis, Belgia, dan Polandia mendatangi area Desa Taybeh.

Agenda kunjungan diplomatik tersebut berlangsung bertepatan dengan maraknya aksi provokasi pemukim Israel yang berupaya keras menghalangi warga lokal Palestina memanen buah zaitun.

Sejumlah pemukim yang mengenakan penutup wajah dilaporkan melontarkan berbagai kalimat ancaman dan kata-kata agresif kepada para diplomat asing tersebut.

Mereka kemudian secara brutal menyerang Bernard Baudoux hingga membuat wali kota senior tersebut terjatuh tersungkur.

Akibat insiden penganiayaan itu, Baudoux menderita luka-luka pada bagian tubuhnya, meskipun tidak sampai memerlukan tindakan perawatan medis secara intensif di rumah sakit.

Peristiwa ini kian memperpanjang eskalasi catatan kekerasan yang kerap dilakukan oleh kelompok pemukim Israel terhadap warga sipil Palestina maupun warga asing di Tepi Barat.

Menanggapi insiden internasional tersebut, jajaran Kepolisian Israel kini telah resmi membuka penyelidikan hukum guna mengusut tuntas aksi penyerangan itu.

Pihak kepolisian menyatakan tengah mengumpulkan keterangan kesaksian di lapangan dan berupaya keras mengidentifikasi identitas para pelaku agar dapat diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sumber: TribunWow.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with