Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Houthi

VIDEO – Saudi Dapat Tambahan Kekuatan, Inggris Turunkan Jet Tempur Typhoon Hadapi Houthi

London telah memberikan bantuan pertahanan udara dan dukungan pengisian bahan bakar di udara bagi operasi pertahanan Saudi. 

Sumber foto: Serambinews.com

LONDON – Inggris memperkuat dukungan militernya kepada Arab Saudi di tengah meningkatnya serangan rudal dan drone kelompok Houthi dari Yaman. London mengumumkan pengerahan jet tempur Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF), pesawat angkut militer, hingga penasihat militer untuk membantu memperkuat pertahanan kerajaan tersebut.

Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan kebijakan itu pada Selasa (20/10/2026). Langkah tersebut diambil menyusul meningkatnya ancaman serangan udara yang menyasar kota-kota dan infrastruktur penting di Arab Saudi.

Meski mengerahkan jet tempur, Inggris menegaskan bahwa misi tersebut bersifat defensif. Pesawat RAF Typhoon akan menjalankan operasi pertahanan udara untuk membantu melindungi wilayah udara Arab Saudi, bukan melancarkan serangan langsung terhadap posisi kelompok Houthi.

“Inggris akan menjalankan misi pertahanan udara untuk mendukung perlindungan kota-kota di Arab Saudi serta infrastruktur nasional yang vital dari serangan udara, dengan menggunakan jet tempur Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF),” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris, dikutip Al Jazeera.

Pengerahan tersebut menandai perluasan dukungan militer Inggris terhadap Arab Saudi. Sebelumnya, London telah memberikan bantuan pertahanan udara dan dukungan pengisian bahan bakar di udara bagi operasi pertahanan Saudi.

Jet Tempur, Pesawat A400M, hingga Penasihat Militer Dikerahkan

Selain jet tempur Typhoon, Inggris akan menyediakan pesawat angkut militer Atlas A400M. Pesawat ini bertugas membantu pemindahan perlengkapan pertahanan di dalam wilayah Arab Saudi guna mendukung kebutuhan logistik militer.

Inggris juga mengirimkan penasihat militer untuk mendampingi perwira staf militer Arab Saudi. Kehadiran personel tersebut diharapkan membantu koordinasi dan penguatan kemampuan pertahanan dalam menghadapi ancaman serangan udara.

Dukungan terbaru ini melengkapi bantuan militer Inggris yang telah berjalan sebelumnya. London juga memperpanjang dukungan pesawat pengisi bahan bakar di udara selama 90 hari untuk membantu operasi udara pertahanan Arab Saudi.

Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa tambahan bantuan tersebut diperlukan untuk merespons meningkatnya serangan Houthi. Pemerintah Inggris turut menyoroti ancaman terhadap keselamatan warga sipil, stabilitas kawasan, serta keamanan pasokan energi dan perdagangan internasional.

Serangan Bandara Riyadh Picu Respons Inggris

Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting mengecam serangan Houthi yang menyasar Arab Saudi, khususnya Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.

Serangan pada Oktober 2026 tersebut dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan ratusan orang terluka. Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi, sebagaimana dikutip media internasional, melaporkan sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya mengalami luka-luka dalam serangan pada 10 Oktober.

Streeting menilai serangan terhadap bandara sipil menunjukkan peningkatan eskalasi konflik yang membahayakan masyarakat. Pemerintah Inggris pun menyatakan dukungannya terhadap upaya melindungi warga sipil dan infrastruktur penting Arab Saudi.

Namun, London menegaskan bahwa pengerahan jet tempur RAF tidak berarti Inggris akan ikut melancarkan serangan ofensif terhadap kelompok Houthi. Fokus utama misi tersebut adalah membantu mencegat ancaman udara yang mengarah ke wilayah Arab Saudi.

Sumber: Serambinews.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with