Video Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Rusak Parah Akibat Serangan Iran
Pangkalan militer AS di Timur Tengah rusak parah akibat serangan Iran, prajurit terpaksa gali lubang perlindungan sendiri.

Sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dikabarkan mengalami kerusakan parah menyusul eskalasi konflik melawan Iran. MeidasTouch Network mempublikasikan puluhan foto dan video yang belum pernah dilihat sebelumnya, yang memperlihatkan dampak kehancuran fasilitas militer AS jauh lebih parah dari laporan resmi Washington.
Salah satu lokasi utama yang menjadi sorotan adalah Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi. Dokumentasi yang dirilis memperlihatkan barak, asrama, ruang makan, hingga pesawat militer mengalami kerusakan berat. Berdasarkan laporan sumber, pesawat peringatan dini E-3 Sentry AWACS serta dua pesawat tanker KC-135 turut terdampak, sementara sekitar 10 hingga 12 personel dilaporkan mengalami luka-luka. Kendati demikian, sebagian besar klaim kerusakan ini masih memerlukan verifikasi independen lebih lanjut.
Kerusakan serupa juga dilaporkan terjadi di Pangkalan Udara Muwafak Salti di Yordania, di mana para personel mengaku menghadapi serangan berulang selama berbulan-bulan. Sejumlah alutsista canggih seperti pesawat tempur F-15, F-35, hingga drone MQ-9 Reaper diklaim ikut mengalami kerusakan. Serangan rudal yang menghantam barak di pangkalan tersebut bahkan disebut sempat menewaskan tiga anggota militer AS.
Di sisi lain, kesaksian mengejutkan datang dari para prajurit dan keluarga militer yang bertugas di berbagai titik seperti Kuwait, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain. Sejumlah personel mengaku merasa seperti sasaran empuk karena tidak menerima peringatan dini sebelum pertempuran dimulai, sehingga terpaksa menggali lubang perlindungan sendiri akibat minimnya fasilitas bunker yang memadai. Sementara itu, pihak keluarga militer di Bahrain juga mengeluhkan kendala evakuasi mandiri di tengah kecamuk situasi perang. (sumber : YouTube Bangka Pos Official)
Sumber: Bangkapos.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...