Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

Upacara Hari Santri 2026: Jadwal, Susunan Acara, dan Agenda Doa untuk Palestina

Upacara Hari Santri 2026 dijadwalkan serentak pada 22 Oktober pukul 07.00. Simak susunan acara dan agenda doa untuk Palestina dari PBNU.

Sumber foto: Cahaya Kompas

3. Inspektur upacara tiba di tempat upacara.

4. Penghormatan umum dan laporan komandan upacara.

5. Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.

14. Laporan komandan upacara dan penghormatan kepada inspektur upacara.

15. Inspektur upacara meninggalkan tempat upacara.

Susunan tersebut merupakan agenda upacara di kantor pusat Kemenag. Adapun rincian pelaksanaan di masing-masing daerah mengikuti informasi penyelenggara setempat.

Tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” menghubungkan warisan perjuangan santri dengan kebutuhan pembangunan masa kini.

Kontribusi tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemandirian ekonomi, serta kepedulian sosial.

Santri juga didorong untuk merawat persatuan dan keberagaman.

Pesantren diharapkan menjadi ruang tumbuhnya generasi yang memiliki kedalaman ilmu, karakter kuat, serta keberanian berinovasi untuk menghadapi masa depan.

Dalam rangkaian terpisah, PBNU menjadwalkan apel Hari Santri pukul 05.30–09.00 WIB.

Dikutip dari NU Online, Rabu (21/10/2026), apel tersebut diisi pembacaan Resolusi Jihad, amanat Ketua Umum PBNU, taujihat dan doa Rais Aam PBNU, penampilan teater santri, serta pelepasan kirab.

Setelah apel, agenda dilanjutkan dengan ramah tamah pukul 09.00–10.00 WIB di Gedung Universitas Hasyim Asy’ari, Jombang.

Ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri dijadwalkan berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB.

Pada malam hari, PBNU menjadwalkan resepsi Hari Santri dan mujahadah kemanusiaan untuk Palestina pukul 18.00–23.00 WIB.

Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Hoofdbestuur Nahdlatoel Oelama, Jalan Bubutan VI Nomor 2, Surabaya, Jawa Timur.

Agendanya meliputi tahlil dan doa, mahallul qiyam, sambutan Ketua Umum PBNU, serta taujihat Rais Aam PBNU.

Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pimpinan PBNU berpesan agar rangkaian peringatan diselenggarakan secara sederhana dengan tetap menjaga kekhidmatannya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Sumber: Cahaya Kompas. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with