Upacara Hari Santri 2026: Jadwal, Susunan Acara, dan Agenda Doa untuk Palestina
Upacara Hari Santri 2026 dijadwalkan serentak pada 22 Oktober pukul 07.00. Simak susunan acara dan agenda doa untuk Palestina dari PBNU.

3. Inspektur upacara tiba di tempat upacara.
4. Penghormatan umum dan laporan komandan upacara.
5. Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.
14. Laporan komandan upacara dan penghormatan kepada inspektur upacara.
15. Inspektur upacara meninggalkan tempat upacara.
Susunan tersebut merupakan agenda upacara di kantor pusat Kemenag. Adapun rincian pelaksanaan di masing-masing daerah mengikuti informasi penyelenggara setempat.
Tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” menghubungkan warisan perjuangan santri dengan kebutuhan pembangunan masa kini.
Kontribusi tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemandirian ekonomi, serta kepedulian sosial.
Santri juga didorong untuk merawat persatuan dan keberagaman.
Pesantren diharapkan menjadi ruang tumbuhnya generasi yang memiliki kedalaman ilmu, karakter kuat, serta keberanian berinovasi untuk menghadapi masa depan.
Dalam rangkaian terpisah, PBNU menjadwalkan apel Hari Santri pukul 05.30–09.00 WIB.
Dikutip dari NU Online, Rabu (21/10/2026), apel tersebut diisi pembacaan Resolusi Jihad, amanat Ketua Umum PBNU, taujihat dan doa Rais Aam PBNU, penampilan teater santri, serta pelepasan kirab.
Setelah apel, agenda dilanjutkan dengan ramah tamah pukul 09.00–10.00 WIB di Gedung Universitas Hasyim Asy’ari, Jombang.
Ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri dijadwalkan berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB.
Pada malam hari, PBNU menjadwalkan resepsi Hari Santri dan mujahadah kemanusiaan untuk Palestina pukul 18.00–23.00 WIB.
Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Hoofdbestuur Nahdlatoel Oelama, Jalan Bubutan VI Nomor 2, Surabaya, Jawa Timur.
Agendanya meliputi tahlil dan doa, mahallul qiyam, sambutan Ketua Umum PBNU, serta taujihat Rais Aam PBNU.
Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pimpinan PBNU berpesan agar rangkaian peringatan diselenggarakan secara sederhana dengan tetap menjaga kekhidmatannya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Sumber: Cahaya Kompas. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.