Trump Tuduh Zelenskyy Tak Berniat Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Menyoroti serangan ke kilang minyak, Presiden AS Donald Trump menuduh Presiden Ukraina Zelenskyy tidak berniat mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membela keputusannya menunda pemberlakuan sanksi baru terhadap Rusia.
Ia menilai langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kelangsungan negosiasi perdamaian antara Moskow dan Kyiv serta mencegah Rusia menarik diri dari meja perundingan.
Trump menyampaikan pembelaannya melalui platform Truth Social.
Ia menegaskan bahwa kebijakannya terhadap Rusia didasarkan pada upaya mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak invasi skala penuh pada Februari 2022.
“Keputusan saya mengenai Rusia sangatlah sederhana. Saya sedang dalam proses menegosiasikan perdamaian dalam perang antara Rusia dan Ukraina, dan saya tidak ingin melakukan apa pun yang secara gegabah dapat menjauhkan Rusia dari meja perundingan,” tulis Trump melalui akun @realDonaldTrump di platform Truth Social, Senin (19/10/2026).
Ia juga mengklaim bahwa proses diplomasi telah menunjukkan kemajuan, termasuk dalam negosiasi terkait penyanderaan.
Menurutnya, pemberlakuan sanksi baru pada saat ini justru berpotensi mengganggu perkembangan tersebut.
“Menandatangani dokumen tersebut pada saat ini justru akan merusak upaya tersebut; saya bisa menandatanganinya nanti, kapan pun saya mau!” lanjutnya.
Selain itu, Trump juga menyinggung hubungan Rusia dengan Iran.
Ia mengklaim Moskow hanya memberikan sedikit atau bahkan tidak memberikan bantuan kepada Republik Islam Iran, meskipun memiliki kemampuan untuk memberikan dukungan lebih besar.
“Saya ingin kondisi ini tetap seperti itu, dan akan terus mempertahankannya, kecuali jika ada orang-orang bodoh yang menghalangi,” tulis Trump.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Trump juga mempertimbangkan sikap Rusia terhadap Iran dalam menentukan kebijakan luar negerinya.
Ia mengisyaratkan keinginan untuk mempertahankan situasi tersebut selama tidak ada tindakan yang menghambat pendekatannya.
Selain membela penangguhan sanksi, Trump kembali melontarkan kritik terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Ia menilai serangan Ukraina terhadap kilang diesel Rusia dapat mengganggu pasokan bahan bakar dan berdampak pada pasar internasional, termasuk Amerika Serikat.
Sumber: Tribunnews.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.