Trump Tuding Iran Sengaja Naikkan Harga Minyak Menjelang Pemilu Sela AS
Donald Trump menuding Iran sengaja memicu kenaikan harga minyak ke level $114 per barel lewat isu Selat Hormuz menjelang pemilu sela AS.

Donald Trump menuding Iran sengaja memicu kenaikan harga minyak mentah global menjelang pemilu sela Amerika Serikat. Melalui unggahan di platform Truth Social pada Kamis (22/10), Trump menyebut Iran membuat laporan palsu terkait serangan kapal dan ranjau di Selat Hormuz untuk menciptakan persepsi ancaman pasokan, meskipun volume pengiriman minyak di kawasan tersebut sebenarnya meningkat.
Dalam unggahan yang sama, Trump juga mengecam tindakan keras rezim Iran terhadap para pengunjuk rasa di dalam negeri yang dilaporkan menelan puluhan ribu korban jiwa. Trump menegaskan kembali posisi politik luar negerinya dengan menyatakan bahwa Iran tidak akan pernah diizinkan untuk memiliki senjata nuklir.
Isu ketegangan geopolitik ini muncul di tengah dinamika keamanan kawasan yang terus memanas, termasuk laporan serangan kelompok Houthi ke wilayah Arab Saudi serta potensi gangguan jalur pelayaran strategis di Timur Tengah.
Merespon perkembangan situasi tersebut, harga minyak mentah jenis Brent melonjak ke level $114,43 per barel yang merupakan titik tertinggi dalam lima bulan terakhir, sementara harga minyak jenis WTI menembus level $100 per barel.
Sumber: Cryptowave. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...