Trump Tegaskan MOAB Bukan Senjata Nuklir untuk Iran
Donald Trump menegaskan MOAB adalah bom konvensional dan menyatakan AS tidak akan menggunakan senjata nuklir dalam operasi terhadap Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi laporan bahwa pemerintahannya mempertimbangkan penggunaan GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast atau MOAB dalam operasi militer terhadap Iran, dengan menegaskan bom tersebut merupakan senjata konvensional, bukan nuklir.
Dalam wawancara dengan Newsmax pada Kamis (15/10) waktu setempat, Trump ditanya mengenai laporan penggunaan MOAB terhadap Iran, kemungkinan setelah pemilu sela AS pada November mendatang.
Trump menekankan bahwa MOAB merupakan bom berukuran sangat besar dan tidak termasuk senjata nuklir dalam persenjataan Amerika Serikat.
"Ibu dari segala bom bukanlah senjata nuklir. Itu hanyalah bom yang sangat besar," kata Trump dalam wawancara tersebut.
Trump kembali menegaskan karakter konvensional senjata itu ketika menjawab pertanyaan mengenai laporan penggunaannya terhadap Iran.
"Ibu dari segala bom adalah bom yang sangat besar, tetapi bukan senjata nuklir," kata Trump.
Menurut laporan CNN yang mengutip sejumlah pejabat AS, militer Amerika Serikat sedang menyusun rencana kemungkinan penggunaan MOAB terhadap infrastruktur energi dan situs-situs nuklir Iran jika Trump memutuskan melanjutkan pertempuran.
MOAB disebut sebagai bom konvensional terbesar dalam persenjataan militer AS. Menurut laporan tersebut, senjata ini bersifat non-nuklir dan dipandu menggunakan GPS.
Dalam wawancara yang sama, Trump juga menepis kemungkinan penggunaan senjata nuklir dalam operasi militer terhadap Iran. Ia menyatakan Washington tidak memerlukan senjata tersebut.
"Tidak, saya tidak akan menggunakan senjata nuklir. Kita tidak perlu menggunakannya," tegas Trump.
Trump kemudian ditanya mengenai kepercayaannya kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia memberikan jawaban yang mencakup pandangannya terhadap hubungan kepercayaan dalam politik.
"Sejujurnya, saya tidak mempercayai siapa pun," jawab Trump.
Trump memperluas pernyataannya ketika kembali ditanya soal kepercayaan terhadap pihak lain dalam dunia politik.
"Saya tidak mempercayai siapa pun. Dalam dunia politik, saya tidak mempercayai siapa pun," tandas Trump.
Sumber: Suara Independent News. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...