Sulut siap jadi tuan rumah Konvensi Nasional FKUB 2026
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) siap menjadi tuan rumah Konvensi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia Tahun 2026. "Persiapan kegiatan tersebut ANTARA News manado 36 ...

Manado (ANTARA) – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) siap menjadi tuan rumah Konvensi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia Tahun 2026.
"Persiapan kegiatan tersebut terus dilakukan bersama Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia (AFKUBI) sebagai momentum memperkuat toleransi, persaudaraan, dan perdamaian di tengah keberagaman masyarakat Indonesia," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Ulyas Taha, di Manado, Selasa.
Dia mengatakan Konvensi ini dirancang melalui lima rangkaian kegiatan utama, yakni Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FKUB se-Indonesia, Sarasehan Nasional Toleransi dan Kerukunan Antar umat Beragama, Festival Harmoni, Diklat Kepemimpinan Kader Pelopor Kerukunan dan Toleransi, serta Karnaval atau Parade Kerukunan.
Ulyas yang dipercaya sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana Konvensi Nasional FKUB Indonesia 2026 ini mengatakan rakernas akan menjadi forum konsolidasi nasional untuk mengevaluasi program, berbagi praktik baik, memperkuat kelembagaan, dan merumuskan rekomendasi bersama.
Sementara itu, katanya, sarasehan nasional akan menghadirkan berbagai unsur, termasuk tokoh agama, pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, dan generasi muda, guna membahas penguatan toleransi, pencegahan konflik, serta tantangan kerukunan di ruang digital.
Festival Harmoni akan mengangkat seni, musik, tari, dan budaya sebagai sarana membangun persaudaraan lintas komunitas.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Adapun pendidikan kader diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat pemahaman moderasi beragama, serta membekali peserta dengan keterampilan deteksi dini dan penyelesaian konflik.
Karnaval kerukunan juga dirancang sebagai ruang partisipasi publik untuk merayakan keberagaman agama, adat, etnis, dan budaya dalam semangat persatuan.
Sebagai Ketua Panitia, Ulyas Taha menegaskan bahwa kerukunan harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan.
“Kerukunan adalah tanggung jawab bersama. Melalui Konvensi Nasional FKUB Indonesia 2026, kita ingin memperkuat dialog, membangun persaudaraan lintas agama, serta mendorong lahirnya kader-kader pelopor kerukunan yang mampu menjaga toleransi dan perdamaian secara berkelanjutan,” kata Ulyas Taha.
Penyelenggaraan konvensi ini diharapkan memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai ruang perjumpaan yang harmonis bagi masyarakat majemuk sekaligus menghasilkan rekomendasi dan gerakan bersama untuk merawat persatuan bangsa.
Dengan semangat toleransi, gotong royong, persaudaraan, dan perdamaian, Konvensi Nasional FKUB Indonesia 2026 diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi terwujudnya kehidupan beragama yang rukun dan Indonesia yang semakin damai.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw Editor: Hence Paat COPYRIGHT © ANTARA 2026
Sumber: ANTARA News Manado. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.