Suara pro-Palestina Fransesca
Franseca menolak buku saya hadiahi berjudul Gaza Simbol Perlawanan dan Kehormatan.

Kursi berjumlah 954 di auditorium Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki di Jakarta Rabu malam lalu hampir penuh. Sebagian yang hadir memakai syal motif kotak-kota berwarna hitam putih.
Dua pegiat Global Sumud Flotila juga hadir, yakni mantan politikus dan artis Wanda Hamidah serta animator sekaligus artis Marsha Chikita Fawzi.
Global Sumud Flotilla merupakan armada kapal bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Mereka memakai nama Sumud (dalam bahasa Arab berarti keteguhan) karena ingin melambangkan misi keteguhan menembus blokade diberlakukan Israel terhadap wilayah seluas 365 kilometer persegi itu sejak 2007.
Dua sofa dan satu meja berada di tengah panggung dilengkapi tiga televisi berukuran besar – di tengah, kiri, dan kanan. Suasana ruang awalnya hening, kebanyakan peserta diskusi publik berjudul "Keteguhan orang Palestina di tengah genosida" digelar oleh Amnesty International Indonesia mengobrol dengan teman atau orang di sebelahnya. Banyak juga yang asyik dengan gawai mereka.
Atmosfer ruangan hidup setelah Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia di Wilayah Palestina Diduduki Sejak 1967 Fransesca Albanese berjalan memasuki ruangan dan naik ke atas panggung. Kehadiran perempuan Italia ini disambut riuh tepuk tangan dan sebagian hadirin merasa perlu berdiri.
Dia menjabat sejak 1 Mei 2022 dan perempuan pertama menempati jabatan itu. Masa jabatannya diperpanjang tiga tahun lagi pada April tahun lalu.
Dalam diskusi sekitar 1,5 jam itu, Fransesca mengkritik keberadaan Dewan Perdamaian, lembaga dibentuk dan dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Bahkan hanya Trump pemilik hak veto.
Dia menegaskan masyarakat tidak akan pernah mendenar dirinya berbicara hal positif mengenai Dewan Perdamaian. Sebab, menurutnya, institusi ini sudah keliru sedari awal pembentukannya.
"Beginilah cara Israel beroperasi," katanya. "Mari kita buat pengecualian. Mari kita ciptakan kategori kombatan ilegal sebenarnya tidak ada dalam hukum internasional."
Dia bilang satu-satunya lembaga dalam kerangka internasional dapat memutuskan perang dan dampaknya terhadap perdamaian adalah Dewan Keamanan PBB, meski dia mengakui ada begitu banyak kritikannya atas lembaga itu.
Karena itu, Fransesca menekankan keberadaan Dewan Perdamaian di luar hukum internasional. Tapi dia mengaku tidak dapat menyalahkan negara- negara bergabung ke dalam Dewan Perdamaian, termasuk Indonesia. "Awal mula aib ini dari Dewan Keamanan. Bagaimana mungkin saya menyalahkan Indonesia?" ujarnya.
Dewan Perdamaian, diluncurkan pada 22 Januari 2026 di Kota Davos, Swiss, kini beranggotakan 27 negara, termasuk 16 negara berpenduduk mayoritas muslim.
Di Taman Ismail Marzuki malam itu, Fransesca tidak sungkan menunjukkan sekali lagi sikap pro-Palestina sekaligus anti-Israel. Dia mengatakan pembicaraan damai dan pembahasan di Dewan Perdamaian cuma buang waktu.
Dia menambahkan Palestina harus dimerdekakan, dimulai dengan Jalur Gaza, Tepi Barat, Yerusalem. Dia bilang ICJ (Mahkamah Internasional) sudah memutuskan penjajahan Israel di tiga tempat itu tidak sah.
Dia menegaskan keluar dari sana adalah satu-satunya hal bisa dilakukan oleh negara Zionis itu. Pergilah, tarik keluar pasukan, singkirkan permukiman, dan hentikan eksploitasi sumber daya Palestina – baik itu air, tanah, bahan bakar fosil di lepas pantai, atau sumber daya dari tambang-tambang batu," tutur Fransesca.
Fransesca memang memahami situasi di lapangan karena pernah menetap di Palestina selama 2010-2012. Namanya menjadi tersohor melalui laporan berjudul "Anatomy of a Genocide" pada Maret 2024, ketika Israel melancarkan perang kelimanya atas Gaza sejak Oktober 2023.
Dia menjadi pejabat PBB pertama bilang apa yang dilakukan Israel di Gaza adalah genosida, dilanjut laporan Oktober 2024 bertajuk "Genocide as colonial erasure".
Pada Juni 2025, dia membikin laporan diberi judul "From economy of occupation to economy of genocide" – menyebut 48 perusahaan besar menikmati keuntungan dari penjajahan Israel terhadap Palestina, termasuk Lockheed Martin, Caterpillar, Microsoft, dan Alphabet.
Sebulan kemudian, pemerintahan Trump menjatuhkan sanksi terhadap Fransesca dengan alasan wanita 49 tahun ini melancarkan kampanye perang politik sekaligus ekonomi melawan Amerika dan Israel. Alhasil, dia tidak dapat bertransaksi menggunakan dolar Amerika dan semua akun Amerikanya dibekukan.
Dia menjadi pejabat PBB pertama dalam sejarah dikenai sanksi oleh Washington. Sanksi atas dirinya sempat dicabut pengadilan Mei lalu, tiga hari berselang diaktifkan lagi.
Rekam jejaknya dalam membela rakyat Palestina menjadikan Fransesca dinominasikan untuk Nobel Perdamaian tahun ini oleh akademisi Norwegia. Peraih Nobel Perdamaian 2026 adalah Navanetham Pillay, hakim perempuan asal Afrika Selatan pernah menjadi Komisaris Tinggi PBB urusan Hak Asasi Manusia.
Pada kesempatan itu, Fransesca juga berbicara soal genosida tengah dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza. "Kita harus menyadari genosida harus dicegah, dihentikan, dan pelakunya harus dihukum," katanya. "Jika sistem seharusnya mencegah semua ini justru tidak berfungsi, maka sistem itu telah menjadi bagian dari masalah."
Dia menyebutkan sistem ada di dunia saat ini menang mengizinkan terjadinya genosida, sehingga dunia membutuhkan multilateralisme.
Dia juga sependapat dengan apa yang dilakukan Hind Rajab Foundation (HRF), memburu para tentara Israel di mana saja diduga ikut membantai orang Palestina di Gaza.
HRF adalah lembaga nirlaba di bidang hukum dan berbasis di Ibu Kota Brussels, Belgia, didirikan pada 24 September 2024.
Namanya diambil dari Hind Rajab, bocah lima tahun dari Gaza tewas pada Januari 2024 setelah mobil keluarganya ditembaki tank Israel dari jarak 25 meter. Pendirinya adalah Diab Abu Jahjah (aktivis Belgia berdarah Libanon sekaligus pendiri Arab European League) dan Karim Hasun, penasihat hukum dari gerakan Gerakan 30 Maret.
Misi HRF adalah memburu tentara Israel melakukan kejahatan perang supaya tidak bisa jalan-jalan bebas ke luar negeri. Jahjah dan Hasun bilang pembentukan HRF terinspirasi Simon Wiesenthal Center, dulu berburu prajueit Nazi setelah Holocaust. Pendirinya bilang: "Kita identik dengan mereka. Tugas ini untuk satu generasi."
Menurut Fransesca, jika ada serdadu negara Zionis itu datang ke Indonesia setelah membantai warga Palestina – bahkan merayakannya di TikTok, Telegram, Facebook, atau dalam acara-acara mereka hadiri – maka mereka harus dianggap sebagai tersangka .
"Pihak berwenang memiliki tanggung jawab menyelidiki dan bila terdapat bukti, menuntut mereka secara hukum, sebagaimana terjadi di negara-negara lain," ujarnya. "Hal ini harus semakin sering dilakukan."
Beberapa waktu lalu, ramai berita menyebutkan banyak tentara Israel datang ke Bali dan bahkan sebagian memiliki bisnis di Pulau Dewata itu.
Fransesca juga menyokong gerakan BDS (Boikot, Divestasi, dan Sanksi) bertujuan menekan penjajah Israel.
Selepas diskusi dan jumpa pers, saya menemui Fransesca untuk memberikan buku saya tulis berjudul Gaza: Simbol Perlawanan dan Kehormatan, namun dia menolak. "Saya bisa kena masalah (jika memiliki buku ini),” katanya sambil mengembalikan buku saya sudah dia pegang. "Maaf Faisal, saya juga tidak bisa berbahasa Indonesia."
Buku terbitan Hamaslovers pada 2014 itu merupakan hasil liputan saya ke Gaza pada Oktober 2012.
Sumber: Albalad.co. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...