Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

Serangan Israel di Gaza Tewaskan Dua Warga, Anak 10 Tahun Jadi Korban

Serangan Zionis Israel di Gaza pada 21 Oktober menewaskan dua warga Palestina, termasuk anak berusia 10 tahun, sementara dua siswi terluka akibat tembakan di sekolah Jabalia.

Sumber foto: Minanews.net

Gaza, MINA – Dua warga Palestina, termasuk seorang anak berusia 10 tahun yang sebelumnya dalam kondisi kritis, gugur akibat serangan Zionis Israel di Jalur Gaza pada Rabu (21/10). Sejumlah warga lainnya, termasuk dua siswi, juga mengalami luka-luka.

Seperti dikutip Palestinian Information Center (PIC), Abdul-Rahman Awad, 10 tahun, meninggal dunia akibat luka yang dideritanya sejak Senin (19/10) lalu. Ia terluka dalam serangan Israel di dekat persimpangan al-Saroukh, sebelah utara Kota Gaza.

Di Gaza selatan, seorang warga Palestina gugur dan seorang lainnya terluka akibat serangan pesawat nirawak atau drone Israel di kawasan al-Mawasi, al-Qarara, sebelah utara Khan Younis.

Sementara itu, seorang warga sipil lainnya mengalami luka akibat tembakan pasukan Israel di Kamp Pengungsi al-Bureij, Gaza tengah.

Sebelumnya, dua siswi Palestina terluka ketika pasukan Israel menembaki sebuah sekolah perempuan dan kawasan sekitarnya di Jabalia, Gaza utara, saat berlangsungnya upacara pagi.

Kementerian Pendidikan Gaza mengidentifikasi kedua korban sebagai Suaad Abd Rabbo, siswi kelas enam yang mengalami luka tembak di paha dan membutuhkan operasi, serta Amena Khadr, siswi kelas empat yang terluka di bagian perut.

Kementerian Pendidikan menyatakan insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya serangan terhadap siswa dan anak-anak Palestina. Menurut kementerian, enam anak tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam dua hari terakhir.

Kementerian menyerukan tindakan internasional segera untuk melindungi siswa dan tenaga pendidikan, menghentikan serangan terhadap sekolah serta anak-anak, dan memastikan pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.

Selain serangan tersebut, aktivitas militer Israel dilaporkan terus berlangsung di berbagai wilayah Jalur Gaza, meliputi penembakan, pemboman artileri, penerbangan drone, dan pembongkaran bangunan.

Rangkaian insiden tersebut kembali mengancam keselamatan warga sipil, terutama anak-anak yang seharusnya dapat mengikuti kegiatan pendidikan dalam lingkungan yang aman.[]

Sumber: Minanews.net. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with