Serangan di Timur Tengah Tekan Pasokan dan Harga Minyak Global
Serangan di Arab Saudi dan gangguan pasokan energi membayangi pasar minyak global, sementara persediaan minyak mentah AS turun 3,06 juta barel.

Gangguan pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah menekan pasar minyak global setelah serangkaian serangan terjadi di Arab Saudi dan kawasan Teluk Persia. Perkembangan keamanan tersebut memengaruhi pergerakan harga minyak, sementara penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat menambah perhatian terhadap kondisi pasokan energi dunia, dilansir dari Internasional.
Pada perdagangan hari Rabu, harga minyak Brent ditutup relatif stabil, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 67 sen. Analis ING menyebut harga Brent kembali menembus US$ 110 per barel pada Kamis pagi setelah muncul laporan serangan mematikan tambahan di Arab Saudi.
Analis ING menjelaskan perkembangan tersebut dalam catatan mereka.
"Harga minyak tetap kuat, dengan ICE Brent kembali ke atas US$ 110 per barel pagi ini menyusul serangan mematikan tambahan di Arab Saudi," tulis analis ING.
Di Arab Saudi, serangan yang dilancarkan kelompok Houthi di Yaman yang berafiliasi dengan Iran menyasar sejumlah target pada hari Rabu. Sedikitnya satu orang tewas dan delapan lainnya terluka dalam serangan terhadap sebuah bandara sipil di Dammam, sedangkan serangan pesawat nirawak di sebuah ladang minyak menewaskan dua orang. Media Iran juga melaporkan ledakan di Sirik, wilayah Iran bagian selatan, pada hari Rabu.
Namun, laporan tersebut belum memastikan penyebab maupun asal ledakan. Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan pada Kamis bahwa empat kapal yang dituduh terlibat dalam pemindahan minyak ilegal di bagian utara Teluk Persia diserang secara bersamaan hingga terbakar. Menurut IRGC, pasukannya telah melacak kapal-kapal tersebut sejak Rabu.
IRGC juga menyatakan tiga kapal lainnya menabrak ranjau di sebelah barat Selat Hormuz. Pasukan tersebut memperingatkan militer Amerika Serikat bahwa provokasi berkelanjutan dapat memicu respons yang lebih luas terhadap pangkalan militer AS di kawasan itu.
Departemen Luar Negeri AS berencana menarik anggota keluarga staf dari sejumlah misi diplomatik Amerika Serikat lainnya di kawasan tersebut. Seorang pejabat AS menyampaikan rencana itu kepada Reuters, di tengah meningkatnya risiko keamanan regional. Tekanan terhadap pasokan turut terlihat dalam data persediaan energi Amerika Serikat. Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada Rabu bahwa cadangan minyak mentah negara itu berkurang 3,06 juta barel menjadi 412,5 juta barel pada pekan sebelumnya.
Penurunan tersebut lebih besar daripada perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters, yang memperkirakan pengurangan sebesar 820.000 barel. Namun, persediaan distilat yang mencakup bahan bakar diesel dan minyak pemanas justru meningkat 1,68 juta barel menjadi 104,3 juta barel, berlawanan dengan perkiraan penurunan 1,16 juta barel. Departemen Energi AS menyatakan pada Rabu bahwa pemerintahan Donald Trump menawarkan pinjaman hingga hampir sepertiga dari cadangan darurat minyak pemanas AS yang berjumlah 1 juta barel. Langkah tersebut ditujukan untuk menekan kenaikan harga yang berkaitan dengan kelangkaan bahan bakar diesel di tengah konflik yang melibatkan Iran dan perang di Ukraina.
Di tengah ketidakpastian geopolitik, Presiden Rusia Vladimir Putin menerima Utusan Khusus AS Steve Witkoff di St. Petersburg pada Rabu untuk membahas upaya mengakhiri perang di Ukraina. Kremlin menyatakan Putin menyetujui dimulainya kembali perundingan damai Ukraina yang dimediasi Amerika Serikat, paling cepat bulan depan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan dukungan terhadap rencana perundingan tersebut dan berharap pembicaraan dapat dimulai sesegera mungkin. Upaya diplomatik itu berlangsung ketika Washington berusaha menghentikan konflik yang menjadi perang paling berdarah di Eropa sejak Perang Dunia II.
Sumber: Cirebon Times. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...