Serang Istana Aden, Houthi Klaim Tewaskan Perwira Arab Saudi
Serang Istana Aden, Houthi Klaim Tewaskan Perwira Arab Saudi - Lintas Lampung

SANAA-Kelompok Houthi Yaman pada Kamis (15/10) menyatakan bahwa sejumlah perwira militer Arab Saudi tewas atau terluka dalam serangan terhadap apa yang mereka gambarkan sebagai “markas operasi militer” di kota pelabuhan Aden, Yaman Selatan.
Mengutip seorang pemimpin militer dalam kelompok itu, saluran televisi al-Masirah kelolaan Houthi melaporkan bahwa serangan tersebut menargetkan “markas operasi militer yang dijalankan oleh perwira Arab Saudi” di dalam kompleks Istana Kepresidenan Al-Ma’ashiq di Aden, serta “gudang senjata” milik pasukan Saudi.
Belum ada komentar dari Arab Saudi atau koalisi pimpinan Arab Saudi terkait klaim tersebut, yang muncul setelah dua gelombang serangan rudal menghantam Aden sebelumnya pada Kamis itu.
Seorang pejabat keamanan setempat mengatakan kepada Xinhua bahwa lima rudal menghantam istana kepresidenan, menewaskan empat tentara dan melukai beberapa lainnya. Sementara itu, serangan lain menargetkan markas besar pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di distrik Al-Buraiqa. Pejabat tersebut sebelumnya mengatakan bahwa perwira militer Arab Saudi berada di area istana pada saat serangan terjadi, namun tidak terluka.
Ledakan keras mengguncang Aden selama serangan tersebut, dengan asap membubung dari sekitar istana kepresidenan, menurut seorang reporter Xinhua-lintaslampung di lokasi.
Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa “pertemuan tingkat tinggi” baru-baru ini diadakan di istana kepresidenan untuk mempersiapkan pasukan pemerintah yang didukung oleh koalisi pimpinan Arab Saudi agar siap bertempur melawan kelompok Houthi.
Serangan pada Kamis itu menandai eskalasi lebih lanjut dalam konfrontasi antara kelompok Houthi dan Arab Saudi. Dalam beberapa hari terakhir, kedua belah pihak saling melancarkan serangan yang semakin gencar.
Yaman telah terjerat dalam konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar Yaman utara, sehingga memaksa pemerintah yang diakui secara internasional untuk meninggalkan ibu kota. Pemerintah tersebut kini berkedudukan di Aden dan didukung oleh koalisi pimpinan Arab Saudi. []
Sumber: Lintas Lampung. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...