Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Perang

Sempat Bersitegang soal Perang, Trump Sampaikan Doa untuk Kesembuhan Paus Leo XIV

Donald Trump mendoakan Paus Leo XIV segera pulih setelah operasi kanker paru-paru di Roma. Vatikan menyebut prosedur berjalan tanpa komplikasi

Sumber foto: Tribunnews.com

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan harapan agar Paus Leo XIV segera pulih setelah pemimpin Gereja Katolik tersebut didiagnosis menderita kanker paru-paru.

Pernyataan ini muncul di tengah hubungan keduanya yang sebelumnya diwarnai perselisihan terkait perang dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

“Saya hanya ingin mendoakan yang terbaik untuknya. Semoga segera pulih,” kata Trump kepada wartawan pada Rabu (14/10/2026), sebelum bertolak ke Montana.

Trump juga menyampaikan harapan agar Paus Leo XIV segera membaik serta mengirimkan doa dan dukungan bagi pemimpin umat Katolik tersebut.

Pernyataan itu disampaikan setelah Vatikan mengumumkan hasil pemeriksaan yang mengonfirmasi diagnosis kanker paru-paru Paus Leo.

Sebelumnya, Vatikan mengungkapkan bahwa operasi untuk mengangkat jaringan kanker di paru-paru Paus Leo XIV telah dilakukan di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, pada Selasa (13/10/2026).

Operasi tersebut dinyatakan berhasil dan berlangsung tanpa komplikasi. Pemeriksaan jaringan yang dilakukan selama prosedur medis mengonfirmasi bahwa Paus Leo XIV menderita adenokarsinoma paru-paru, salah satu jenis kanker paru-paru.

Nodul di paru-paru Paus Leo XIV sebelumnya ditemukan dalam pemeriksaan kesehatan. Paus menyampaikan bahwa benjolan tersebut terdeteksi pada tahap awal dan terlokalisasi dengan baik sehingga dokter merekomendasikan tindakan operasi.

Pernyataan Trump yang mendoakan kesembuhan Paus Leo XIV menjadi perhatian karena hubungan keduanya sebelumnya sempat memanas akibat perbedaan pandangan mengenai perang di Iran dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

Paus Leo XIV berulang kali menyerukan perdamaian dan mengkritik tindakan yang dinilainya memperburuk konflik.

Seruan tersebut memicu respons keras dari Trump, yang melontarkan kritik terhadap paus setelah pernyataan-pernyataannya mengenai perang dan politik internasional.

Perselisihan tersebut menempatkan hubungan antara Gedung Putih dan pemimpin Gereja Katolik dalam sorotan publik.

Paus Leo XIV, yang merupakan paus pertama kelahiran Amerika Serikat, memiliki posisi penting dalam menyuarakan isu perdamaian, kemanusiaan, dan tanggung jawab moral di tengah konflik global.

Meski demikian, pernyataan Trump pada Rabu menunjukkan bahwa ia menyampaikan dukungan pribadi bagi pemulihan sang paus di tengah kondisi kesehatannya.

Sumber: Tribunnews.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with