Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Perang

Radithya Bayu Juara Dunia BWF Junior 2026, Menangi Perang Saudara dan Teruskan Estafet Alwi Farhan

Radithya menjuarai Kejuaraan Dunia BWF Junior 2026 setelah menaklukkan Fardhan sekaligus meneruskan estafet emas Alwi Farhan.

Sumber foto: Tribunnews.com

Hasil final Kejuaraan Dunia BWF Junior 2026 sektor tunggal putra menempatkan Radithya Bayu Wardhana sebagai juara setelah memenangkan perang saudara Indonesia, Sabtu (17/10/2026).

Bertanding di Cairo International Stadium, Mesir, Radithya berhasil menaklukkan kompatriotnya, Fardhan Rainanda Joe, melalui pertarungan sengit yang diselesaikan dalam 3 gim.

Duel sesama wakil Merah Putih yang berlangsung selama 47 menit tersebut berakhir dengan skor 15-9, 11-15, 15-8 untuk kemenangan Radithya.

Hasil tersebut memastikan Radithya menyandang status Juara Dunia BWF Junior 2026 sekaligus meneruskan estafet tunggal putra Indonesia yang sebelumnya dipegang Alwi Farhan.

Alwi menjadi tunggal putra Indonesia terakhir yang meraih gelar juara dunia junior ketika berhasil naik ke podium tertinggi pada edisi 2023.

Pencapaian tersebut terasa istimewa karena Alwi kala itu mencetak sejarah sebagai tunggal putra Indonesia pertama yang berhasil menjadi juara di Kejuaraan Dunia BWF Junior.

Namun, Indonesia kemudian mengalami paceklik gelar pada sektor tersebut sepanjang edisi 2024 dan 2025 sebelum akhirnya Radithya hadir sebagai penerus tiga tahun berselang.

Perang saudara Indonesia langsung menyuguhkan persaingan sengit sejak awal gim pertama ketika Radithya dan Fardhan saling melancarkan serangan.

Momentum kemudian menjadi milik Radithya setelah dirinya mampu memutus perlawanan Fardhan dengan mengamankan delapan poin secara beruntun.

Rentetan poin tersebut membuat Fardhan berada dalam tekanan dan harus tertinggal cukup jauh 3-11 dari rekan senegaranya.

Memasuki poin kritis, permainan Radithya sempat goyah sehingga Fardhan perlahan mampu memangkas ketertinggalannya dengan mengumpulkan poin demi poin.

Namun, momentum kebangkitan Fardhan berhasil dihentikan Radithya yang kembali menemukan ritme permainannya untuk menutup gim pertama dengan kemenangan 15-9.

Memasuki gim kedua, giliran Fardhan yang mencoba mengambil inisiatif lebih cepat dengan menciptakan keunggulan 4-1 atas Radithya.

Keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Radithya memutus momentum Fardhan dan mengejar hingga kedudukan kembali imbang 5-5.

Jual beli serangan kembali mewarnai pertandingan sebelum sejumlah kesalahan Fardhan mampu dimanfaatkan Radithya untuk memimpin tipis 8-7 saat interval.

Sumber: Tribunnews.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with