Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Iran

Qatar: Negosiasi Iran-AS berlanjut di tengah ketegangan regional

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat (AS) masih berlangsung, dengan kedua pihak ...

Sumber foto: ANTARA News

Istanbul (ANTARA) – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat (AS) masih berlangsung, dengan kedua pihak terus menjalin komunikasi di tengah meningkatnya ketegangan regional.

“Negosiasi masih berlangsung. Kami melihat adanya komunikasi antara kedua pihak,” kata Ansari, yang juga menjabat sebagai penasihat Perdana Menteri Qatar, dalam Forum Keamanan Global di Doha, Selasa.

Dia mengatakan pembicaraan juga berlangsung dengan mitra-mitra regional dan berharap proses tersebut pada akhirnya menghasilkan kesepakatan, meskipun kondisi di lapangan semakin sulit.

“Eskalasi yang dibiarkan tanpa kendali akan membuat kita terus bergerak menuju perang regional yang meluas hingga melampaui batas-batas kawasan kita,” ujarnya.

Ansari mengatakan proses negosiasi saat ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya yang menjadikan gencatan senjata sebagai jalan menuju perundingan. Namun, upaya tersebut pada akhirnya gagal dan pertempuran kembali terjadi.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Gencatan senjata pada dasarnya adalah pintu yang membuka jalan menuju suatu tujuan, bukan tujuan itu sendiri,” katanya.

Juru bicara tersebut juga menambahkan bahwa gencatan senjata sebelumnya “kembali runtuh”.

Mengenai Yaman, Ansari mengatakan konflik di negara tersebut mungkin berkaitan dengan ketegangan yang melibatkan Iran, tetapi juga memiliki dinamika tersendiri. Dia menggambarkan perkembangan terbaru sebagai bagian dari eskalasi bertahap yang dimulai pada 2023.

“Satu-satunya cara untuk memastikan hal itu tidak berlanjut adalah dengan mulai meredakan semua konflik ini secara bersamaan,” ujarnya.

Ansari juga menyampaikan kekhawatiran atas pernyataan politik yang disampaikan para pejabat Israel. Menurut dia, ketidakstabilan regional tidak seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan politik dalam negeri.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kami prihatin dengan banyaknya pernyataan yang muncul, terutama pernyataan politik dari Israel,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa memanfaatkan ketidakstabilan regional untuk pertikaian politik dalam negeri bukanlah tindakan yang seharusnya dilakukan oleh negarawan yang bertanggung jawab.

Penerjemah: Kuntum Khaira RiswanEditor: Aditya Eko Sigit Wicaksono Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: ANTARA News. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with