Polri Tangkap WNA China Pengelola Judol Boxkia
Polri Tangkap WNA China Pengelola Judol Boxkia

Jakarta – Badan Reserse Kriminal Kepolisian (Bareskrim Polri) menangkap empat orang yang diduga sebagai operator sebuah judi online atau judol bernama Boxkia. Salah satu yang ditangkap adalah warga negara asal China bernama Jhiazi Chen.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Suhermanto mengatakan, Jhiazi adalah pengendali dan penanggung jawab operasional kantor Boxkia. Selain itu WNA tersebut juga pengatur pembagian pekerjaan para karyawan Boxkia agar website judol tersebut lebih menyebar ke pengguna internet.
"Jhiazi diamankan pada Rabu, 21 Oktober 2026, sekitar pukul 00.30 WIB di sebuah apartemen kawasan Kembangan, Jakarta Barat," kata Suhermanto dikutip, Jumat (23/10/2026).
Menurut dia, Boxkia adalah judol yang menggunakan permainan menyerupai spin game atau gacha. Para korban akan diarahkan untuk menggunakan mata uang virtual untuk bisa bermain dengan iming-iming mendapatkan berbagai barang mulai dari kartu permainan hingga action figure.
Para pelaku kemudian membuat sejumlah saluran deposit untuk menukarkan uang asli dengan mata uang virtual dalam permainan tersebut. Beberapa saluran tersebut mulai dari pembayaran Qris, dompet digital, hingga aset kripto.
Sumber: Bloomberg Technoz. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...