Perang Narkoba Berlanjut: 8 Orang Diciduk di Kampung Ambon Usai Pembakaran Lapak
Pemberantasan terhadap narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat masih terus berlanjut. Delapan orang ditangkap pada Rabu (14/10/2026).

CENGKARENG – Pemberantasan terhadap narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat masih terus berlanjut.
Setelah adanya penyerangan terhadap warga dan juga pembakaran bekas lapak narkoba yang diduga dilakukan oleh bandar narkoba Kampung Ambon, polisi mengamankan delapan orang yang diduga hendak melakukan transaksi narkoba di wilayah yang dikenal darurat narkoba.
Penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu (14/10/2026) malam sekira pukul 21.00 WIB masih di kawasan Kampung Ambon.
Usai ditangkap, kedelapan orang tersebut langsung digiring ke Polsek Cengkareng untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, mengungkapkan selain mengamankan delapan orang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa alat transportasi dan komunikasi.
"Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan lima unit sepeda motor dari berbagai merek serta tujuh unit telepon genggam Android yang kini menjadi barang bukti untuk kepentingan penyelidikan," ujar Nasriadi saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).
Berdasarkan hasil tes urine awal terhadap para terduga pelaku, mayoritas dari mereka terbukti mengonsumsi narkotika.
"Tujuh orang dinyatakan positif mengandung zat yang terindikasi metamfetamina dan/atau amfetamina, sedangkan satu orang lainnya dinyatakan negatif," kata Nasriadi.
Nasriadi menegaskan, jajarannya masih terus melakukan pendalaman serta mengusut jaringan peredaran yang melibatkan para terduga pelaku.
Langkah tegas ini merupakan komitmen kepolisian dalam menekan peredaran gelap narkotika di wilayah Jakarta Barat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba melalui layanan panggilan darurat Kepolisian 110.
"Pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, area lapak liar bekas tempat transaksi narkoba di Kampung Ambon yang sehari sebelumnya ditertibkan petugas gabungan kini ludes terbakar pada Rabu (14/10/2026) malam.
Polisi mendalami dugaan adanya unsur kesengajaan sebagai bentuk perlawanan dari para bandar narkoba.
"Kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwasanya tempat yang kemarin kita lakukan perataan atau penertiban lapak-lapak narkoba ini dibakar atau terbakar," ujar Nasriadi di Kampung Ambon.
Sumber: Tribunjakarta.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.