Pemulihan Lahan Pertanian Terdampak Bencana di Aceh Tunjukan Hasil Positif
Pemulihan lahan pertanian terdampak bencana di Kabupaten Pidie, Aceh, terus menunjukkan perkembangan. Program optimasi lahan seluas 287 hektare telah mencapai progres 90 persen dan sebagian petak sawah mulai memasuki masa...

Jakarta – Pemulihan lahan pertanian terdampak bencana di Kabupaten Pidie, Aceh, terus menunjukkan perkembangan. Program optimasi lahan seluas 287 hektare telah mencapai progres 90 persen dan sebagian petak sawah mulai memasuki masa panen.
Pemerintah kini mempercepat penanganan sawah rusak berat sekaligus memprioritaskan pemulihan irigasi bagi 475 hektare lahan menjelang musim tanam rendengan.
Capaian optimasi lahan tersebut didukung pemetaan dan pendampingan teknis yang melibatkan akademisi Universitas Malikussaleh. Penyelesaian sisa pekerjaan terus didorong agar seluruh lahan rusak ringan dapat kembali produktif dan menopang pendapatan petani.
Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kabupaten Pidie, Laksma TNI Nouldy Tangka, mengatakan pemulihan pertanian menunjukkan perkembangan nyata pada lahan dengan tingkat kerusakan berbeda.
"Keberhasilan pemulihan 90% lahan Opla ini adalah bukti nyata kehadiran negara. Instruksi dari pusat melalui Satgas PRR langsung kami eksekusi di lapangan agar dapur petani kembali mengepul dan ketahanan pangan daerah terjaga," ujar Nouldy dalam keterangan resminya, Rabu, 21 Oktober 2026.
Penanganan juga bergerak pada 95 hektare sawah rusak berat melalui proyek percontohan yang didukung alat berat. Pekerjaan dilaksanakan di Gampong Blang Cut, Kecamatan Kembang Tanjong; Gampong Pante Beunot, Kecamatan Tiro; dan Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse.
Percepatan turut dilakukan melalui penyesuaian klasifikasi kerusakan berdasarkan kondisi setiap petak sawah. Di Gampong Baruh Yaman, Kecamatan Mutiara, survei investigasi dan desain menemukan sejumlah lahan hanya tertutup sedimen tipis sehingga secara teknis dapat direklasifikasi dari rusak berat menjadi rusak sedang.
Hasil pemetaan tersebut membuka pelaksanaan rehabilitasi 215 hektare sawah dengan dukungan anggaran Kementerian Pertanian sebesar Rp3,225 miliar. Pemerintah juga merampungkan verifikasi administrasi bagi petani yang telah bergotong royong membersihkan lumpur agar biaya pekerjaan dapat diproses melalui skema swakelola.
Di tengah progres tersebut, banjir susulan pada 26–27 September 2026 merusak Bendung Daerah Irigasi Blang Kumot atau Babah Lueng Adan di Gampong Blang Kumot Tunong, Kecamatan Sakti. Bendung jebol, dinding saluran ambruk, dan dasar saluran tertutup endapan lumpur padat sehingga pasokan air menuju persawahan terhenti.
Berdasarkan analisis Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie, kerusakan tersebut memengaruhi 475 hektare sawah di 13 gampong. Lahan itu terdiri atas 362 hektare di 11 gampong Kecamatan Sakti dan 113 hektare di dua gampong Kecamatan Mutiara. Apabila pengairan tidak segera dipulihkan, potensi kehilangan produksi dalam dua musim tanam diperkirakan mencapai 5.890 ton gabah senilai Rp44,76 miliar.
Pemkab Pidie telah meminta dukungan Balai Wilayah Sungai Sumatera I berupa 2.000 unit kawat bronjong beserta material pengisi untuk penanganan darurat sepanjang 200 meter. Berdasarkan perhitungan teknis daerah, perbaikan bendung dan saluran membutuhkan anggaran sekitar Rp2,37 miliar.
Satgas PRR akan mengawal koordinasi Pemkab Pidie dengan BWS Sumatera I agar penanganan darurat bendung dan pengerukan sedimen segera dilaksanakan. Dukungan pengairan juga diperkuat melalui alokasi 68 unit irigasi perpompaan senilai Rp10,82 miliar dan paket irigasi lumbung pangan senilai Rp35 miliar.
Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.