Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Pemerintah Revitalisasi Galeri Nasional Indonesia, Menbud: Upaya Hadirkan Fasilitas Seni Budaya Lebih Modern

Proyek revitalisasi Galeri Nasional Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah, ditandai dengan groundbreaking pada Jumat, 23 Oktober 2026 di Galeri Nasional Indonesia

Sumber foto: VIVA.co.id

Jakarta, VIVA – Proyek revitalisasi Galeri Nasional Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah, ditandai dengan groundbreaking pada Jumat, 23 Oktober 2026 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan, proyek revitalisasi Galeri Nasional ini menjadi bagian dari upaya pemerintah, dalam menghadirkan fasilitas seni dan budaya yang lebih modern, representatif, serta mampu mendukung perkembangan ekosistem seni di Indonesia.

Dia pun menyampaikan keyakinannya, dan menekankan pentingnya pelaksanaan revitalisasi secara maksimal oleh PT Nindya Karya (Persero) selaku pihak pelaksana. Meskipun, prosesnya dihadapkan pada waktu pengerjaan yang relatif singkat.

"Saya berharap Nindya Karya sebagai pelaksana revitalisasi dapat bekerja maksimal, meskipun waktu pelaksanaannya singkat," kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).

Proyek revitalisasi ini mencakup sejumlah pekerjaan fisik mulai dari penataan kawasan lanskap, pengembangan area kafe dan perkantoran, hingga renovasi Gedung A, Gedung C, Gedung D, gedung ekstensi, gedung serbaguna, serta fasilitas pendukung lainnya.

Pekerjaan juga meliputi penataan sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP), serta optimalisasi fungsi sejumlah bangunan untuk menunjang aktivitas dan operasional Galeri Nasional Indonesia.

Fadli mengatakan, revitalisasi Galeri Nasional Indonesia diarahkan untuk memperkuat fungsi galeri sebagai pusat apresiasi, edukasi, konservasi, dan pengembangan seni budaya.

Peningkatan kualitas dan kapasitas fasilitas dirancang untuk mendukung penyelenggaraan pameran, pengelolaan koleksi, hingga berbagai aktivitas publik, sekaligus menghadirkan ruang seni yang lebih nyaman, aman, dan inklusif.

Pengembangan ini juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya tarik kunjungan masyarakat, serta memperluas akses publik terhadap karya seni dan kebudayaan nasional.

"Saya yakin Nindya Karya mampu memberikan hasil yang jauh lebih baik, sehingga Galeri Nasional Indonesia semakin banyak dikunjungi masyarakat," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Nindya Karya menerapkan pendekatan konstruksi terintegrasi Design and Build, yang menggabungkan proses perancangan dan pembangunan secara terpadu. Melalui pendekatan ini, pelaksanaan revitalisasi difokuskan pada peningkatan kualitas, fungsi, dan kenyamanan fasilitas dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keandalan bangunan, serta prinsip keberlanjutan.

Karenanya, Nindya Karya pun berkomitmen untuk mengerahkan seluruh sumber daya dan kapabilitas terbaiknya, dengan mengedepankan standar mutu, ketepatan waktu, serta keselamatan konstruksi di setiap tahapan pekerjaan.

Sumber: VIVA.co.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with