PBB: 950.000 Pengungsi Gaza Terancam Banjir Musim Dingin
PBB memperingatkan 950.000 pengungsi Gaza menghadapi risiko banjir musim dingin, sementara bantuan tempat tinggal yang tersedia hanya mencukupi sekitar 18 persen keluarga yang membutuhkan.

Gaza, MINA – Sekitar 950.000 pengungsi Palestina di Jalur Gaza menghadapi risiko banjir sedang hingga tinggi saat musim dingin mendekat. Lebih dari 400.000 orang di antaranya berada di wilayah dengan risiko banjir tinggi, menurut PBB dalam pernyataan yang dikutip Rabu (21/10).
Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) memperingatkan, bantuan tempat tinggal yang tersedia masih jauh dari mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga pengungsi menjelang musim hujan.
“Pasokan yang tersedia hanya dapat membantu sebagian sekitar 18 persen dari 294.250 keluarga yang membutuhkan bantuan tempat tinggal untuk musim hujan,” kata OCHA.
Keterbatasan bantuan tersebut membuat ratusan ribu keluarga berisiko menghadapi hujan deras dan banjir tanpa perlindungan yang memadai, terutama mereka yang tinggal di tenda-tenda pengungsian dan tempat penampungan sementara.
Pada 17 Agustus, Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan sekitar 2,15 juta pengungsi Palestina, yang mencakup 509.393 keluarga, hidup dalam kondisi kemanusiaan yang sulit. Lebih dari 800.000 orang di antaranya disebut tinggal di tenda-tenda yang tidak layak huni.
Pada September, kantor tersebut kembali memperingatkan bahwa kondisi pengungsi semakin memburuk seiring mendekatnya musim dingin. Lebih dari 60 persen tenda yang digunakan para pengungsi dilaporkan telah usang dan membutuhkan penggantian segera.
Pejabat hak asasi manusia Palestina dan PBB sebelumnya juga memperingatkan bahwa badai musim dingin dan banjir telah menghancurkan atau merusak ribuan tenda serta tempat penampungan sementara di Gaza.
Kerusakan tersebut memaksa banyak keluarga bertahan dalam kondisi dingin, lembap, dan tidak aman. Situasi ini semakin berat bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.
Ancaman banjir musim dingin menambah beban kemanusiaan yang dihadapi warga Palestina di Gaza setelah kehancuran luas tempat tinggal dan pengungsian berulang. Dengan terbatasnya bantuan tempat tinggal, kebutuhan akan tenda yang layak, perlengkapan perlindungan dari hujan, serta tempat penampungan yang aman semakin mendesak.[]
Sumber: Minanews.net. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...