Panen Zaitun Berujung Kekerasan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Tepi Barat
Musim panen zaitun di Tepi Barat, Palestina, diwarnai aksi kekerasan oleh pemukim ilegal Israel.

Musim panen zaitun di Tepi Barat, Palestina, diwarnai aksi kekerasan oleh pemukim ilegal Israel. Serangan yang meningkat sejak awal Oktober itu menyasar petani Palestina yang tengah memanen buah zaitun, sumber penghidupan utama bagi ribuan warga.
Kekerasan tersebut juga meluas hingga menyasar delegasi diplomatik Eropa yang mengunjungi Kota Taybeh, Tepi Barat, Sabtu (17/10/2026). Delegasi yang terdiri atas perwakilan Prancis, Belgia, dan Polandia itu diserang pemukim Israel hingga mengakibatkan sejumlah orang terluka.
Salah satu korban diketahui bernama Bernard Boudot, Wali Kota Aulnoy lez Valenciennes di Prancis. Rekaman video memperlihatkan seorang anggota delegasi tergeletak di jalan di samping kendaraan diplomatik setelah serangan terjadi.
Para pemukim juga melempari kendaraan diplomatik dengan batu hingga memecahkan kaca mobil milik delegasi Belgia. Army Radio Israel melaporkan insiden tersebut terjadi saat delegasi berada di Taybeh.
Wali Kota Taybeh, Suleiman Khourieh, mengatakan serangan berlangsung setelah upacara penandatanganan perjanjian kota kembar antara Taybeh dan Kota Saint-Pierre di Prancis.
Sumber: iNews.ID. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...