NU dan FKUB Palangka Raya Serukan Perang Melawan Narkoba pada Peringatan Hari Santri
Momentum peringatan Hari Santri 2026 dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial, terutama penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Nahdlatul Ulama (NU) Kota...

Momentum peringatan Hari Santri 2026 dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial, terutama penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Nahdlatul Ulama (NU) Kota Palangka Raya, H.Muhammad Syahrun, S.Ag., usai kegiatan puncak Hari Santri yang berlangsung di lingkungan Masjid Kubah Kecubung, Palangka Raya, Kamis (22/10/2026).
Dalam keterangannya, Syahrun mengingatkan para santri dan generasi muda agar menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti perundungan (bullying), pergaulan bebas, serta penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Menurutnya, santri harus mampu menjadi contoh di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama, akhlak, dan kepedulian sosial.
“ Santri harus menjadi generasi yang kuat, berakhlak, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. Jangan sampai masa depan dirusak oleh narkoba maupun perilaku negatif lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ancaman narkoba saat ini tidak bisa dianggap remeh karena dapat menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersatu mendukung upaya aparat penegak hukum dalam memberantas peredarannya. Syahrun juga mendorong pihak kepolisian untuk terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku peredaran narkoba hingga ke akar jaringan.
“Kami mendukung penuh langkah kepolisian untuk memberantas narkoba sampai tuntas. Jangan beri ruang bagi pengedar maupun bandar narkoba yang merusak anak-anak bangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, NU bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palangka Raya menyatakan siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam mendukung berbagai program pencegahan narkoba melalui edukasi dan keterlibatan masyarakat.
Diketahui, selain menjabat sebagai Ketua DPC NU Kota Palangka Raya, H. Muhammad Syahrun, S.Ag. juga merupakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palangka Raya. Melalui kedua organisasi yang dipimpinnya, ia berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas agama dan lintas sektor dalam menjaga kerukunan serta menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai penyakit sosial lainnya.
“ Kami siap bekerja sama dengan pemerintah, kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen daerah untuk menciptakan Palangka Raya yang aman, damai, serta bebas dari narkoba,” pungkasnya.
Sumber: infobanua.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.