Netanyahu Tolak Pemulangan Warga Palestina ke Kamp Tepi Barat Utara
Netanyahu Tolak Pemulangan Warga Palestina dari kamp Tepi Barat utara, meski ada perintah pengadilan. Ribuan warga mengungsi akibat operasi militer Israel.

Selain larangan kembali, kerusakan rumah dan infrastruktur menjadi kendala bagi warga Palestina yang mengungsi. Operasi militer Israel berdampak pada ratusan rumah, jalan, serta jaringan air dan listrik di ketiga kamp, sementara bantuan kemanusiaan ke kawasan tersebut telah terputus.
Faisal Salameh, pejabat Komite Rakyat Kamp Tulkarem, mengatakan lebih dari 2.000 unit rumah di kamp tersebut hancur sepenuhnya. Sekitar 90 persen rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian yang membuatnya tidak layak huni.
Fuad Abu Salam, warga Kamp Tulkarem yang mengungsi bersama keluarganya, mengatakan dirinya siap kembali begitu pemerintah Israel mengizinkan pemulangan. Rumahnya mengalami kerusakan parah dan sebagian bangunan tempat tinggalnya terbakar saat pasukan Israel berada di kamp tersebut.
"Tekad saya untuk kembali tidak akan pernah goyah, bahkan jika itu berarti harus mendirikan tenda di atas reruntuhan dan tinggal di sana," tuturnya kepada Al Jazeera.
Sumber: IDN Times. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...