Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

Metallica Dikritik Netizen atas Sikapnya terhadap Palestina

Metallica menuai kritik di media sosial setelah pidato James Hetfield di Las Vegas dinilai mengabaikan isu kemanusiaan dan krisis Palestina.

Sumber foto: Lensa Hukum

Pernyataan vokalis Metallica, James Hetfield, dalam pertunjukan residensi band tersebut di Las Vegas Sphere memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah pengguna X dan TikTok mengkritik sikap band thrash metal legendaris itu yang dinilai terlalu netral terhadap isu kemanusiaan global, terutama genosida dan krisis yang berlangsung di Palestina. Kontroversi muncul setelah pidato Hetfield di hadapan ribuan penonton tersebar luas di internet.

Ucapannya dianggap menyindir musisi lain, termasuk Macklemore, yang secara terbuka menyuarakan dukungan untuk Palestina melalui penampilannya di konser. Dalam pidatonya, Hetfield terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada penggemar yang menempuh perjalanan jauh untuk menyaksikan pertunjukan Metallica. Namun, suasana perbincangan berubah setelah ia menjelaskan tujuan band tersebut tampil di panggung.

Hetfield menegaskan bahwa Metallica ingin memberikan pengalaman bermusik tanpa membebani penonton dengan pesan atau perdebatan di luar konser. Ia menggambarkan penampilan band itu sebagai ruang untuk menikmati musik dan energi bersama.

"Kami di sini hanya punya satu agenda, cinta, energi, dan musik cadas!" seru James Hetfield di hadapan penonton. Menurut penjelasan Hetfield dalam pidato tersebut, Metallica ingin membantu penggemar sejenak melepaskan diri dari hiruk-pikuk dan berbagai persoalan yang berlangsung di luar arena pertunjukan. Pernyataan itu kemudian menjadi salah satu bagian yang paling banyak disorot dalam perdebatan di media sosial.

Sejumlah pengguna internet, terutama dari kalangan Generasi Z, menilai pendekatan yang berfokus pada musik tanpa membahas persoalan kemanusiaan tidak sejalan dengan sejarah musik rock dan metal. Kedua genre tersebut memiliki tradisi panjang sebagai sarana menyampaikan protes, perlawanan, dan kritik sosial. Kritik terhadap Metallica turut muncul dalam bentuk meme dan sindiran. Salah satu gambar yang beredar menampilkan sebutan Master of Neutrality untuk menyindir sikap band tersebut yang dianggap memilih tidak mengambil posisi dalam persoalan Palestina.

Dalam perbandingan yang beredar di media sosial, sebagian pengguna menyoroti Macklemore sebagai musisi yang secara terbuka menyuarakan keadilan bagi Palestina. Sikap tersebut dipertentangkan dengan pendekatan Metallica yang menempatkan cinta, energi, dan musik sebagai fokus utama penampilan mereka. Perdebatan ini memperlihatkan perbedaan pandangan mengenai peran musisi dalam menghadapi krisis kemanusiaan. Sebagian pengguna media sosial memandang sikap diam sebagai bentuk ketidakpedulian, sedangkan pidato Hetfield menekankan keinginan band untuk menyediakan ruang bagi penggemar menikmati pertunjukan tanpa membawa persoalan di luar konser ke atas panggung.

Sumber: Lensa Hukum. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with