Mesir Siap Bela Saudi, Parlemen Sidang Darurat 18 Oktober
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyatakan Mesir akan mengambil langkah apa pun yang diperlukan untuk membela Arab Saudi bila diminta, merespons serang

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyatakan Mesir akan mengambil langkah apa pun yang diperlukan untuk membela Arab Saudi bila diminta, merespons serangan kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional Riyadh dan Saudi Aramco. Parlemen Mesir menjadwalkan sidang pleno darurat pada Minggu, 18 Oktober, pukul 13.00 waktu setempat atau 10.00 GMT. Pernyataan itu disampaikan Sisi dalam upacara kelulusan di Akademi Militer, dengan pengakuan bahwa langkah tersebut memerlukan otorisasi parlemen. Ia juga menegaskan tidak akan membiarkan keamanan dan stabilitas Arab Saudi terganggu, dan akan bertindak sesuai arahan Raja Salman serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Dimensi yang luput dari headline: pernyataan ini bukan semata aliansi keamanan. Mesir dan Arab Saudi adalah mitra strategis dan ekonomi yang erat.
Sejak penggulingan Mohamed Morsi pada 2013, Arab Saudi bersama negara Teluk kaya minyak lainnya menyalurkan bantuan, menempatkan dana di bank sentral Mesir, dan menanam investasi bernilai miliaran dolar. Dukungan itu berfungsi sebagai penopang neraca eksternal Kairo. Karena itu, kesediaan Mesir membuka opsi keterlibatan militer lebih tepat dibaca sebagai kelanjutan hubungan finansial yang sudah berjalan ketimbang keputusan strategis yang berdiri sendiri. Konteks yang menentukan arah: pada 15 September, Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman menemui Sisi untuk membahas keamanan dan navigasi di Laut Merah. Frase terakhir itu krusial. Bagi Mesir, Laut Merah dan Terusan Suez adalah sumber devisa, sehingga eskalasi yang meluas ke jalur pelayaran berbalik mengancam pendapatan valas Mesir sendiri.
Mesir pernah bergabung dengan koalisi pimpinan Arab Saudi pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman. Namun konteks tahun ini berbeda: sasaran Houthi kini mencakup bandara Riyadh dan fasilitas Aramco, dua simpul yang menyentuh persepsi pasokan minyak dunia. Penularannya ke Indonesia tidak lewat jalur militer, melainkan harga energi — Brent berada di US$109,86 atau naik 3,72%, USD/IDR di 18.000, dan IHSG di 5.185 setelah terkoreksi 11,57%. Kombinasi minyak mahal dan rupiah lemah adalah kombinasi termahal bagi importir minyak netto.
Sumber: https://feedberry.com/. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.