Menaker: Magang Reguler Tetap Diperlukan, Tak Digantikan Magang Nasional
Menaker Yassierli menegaskan Magang Nasional menyasar lulusan baru, sedangkan magang reguler tetap dibutuhkan dan akan diawasi.

Yassierli juga menanggapi kekhawatiran program magang digunakan perusahaan untuk menggantikan tenaga kerja reguler.
Menurut dia, perusahaan tidak bisa terus-menerus mengandalkan peserta magang karena ketersediaan kuota program tersebut tidak selalu terjamin.
Selain itu, masa magang selama enam bulan membuat perusahaan perlu mempertimbangkan siapa yang akan melanjutkan pekerjaan peserta setelah program berakhir.
“Karena magang setiap perusahaan itu kan dia tidak punya kepastian apakah mereka itu akan selalu mendapatkan kuota magang. Dan sesudah dia magang, 6 bulan siapa yang akan melanjutkan pekerjaan dia di perusahaan tersebut,” kata Yassierli.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus mengawasi perusahaan untuk memastikan program magang tidak disalahgunakan sebagai pengganti pekerja reguler.
“Kita terus kawal perusahaan-perusahaan bahwa kalau mereka magang ya mereka magang, bukan bekerja. Jadi, dan konteks magang sekali lagi adalah mereka untuk meningkatkan kompetensi,” ujarnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.