Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober untuk Mengenang Perjuangan Ulama

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlandaskan peristiwa bersejarah Resolusi Jihad pada 1945.

Sumber foto: RRI.co.id

Jakarta — Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlandaskan peristiwa bersejarah Resolusi Jihad pada 1945.

Penetapan Hari Santri Nasional dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015.

Penetapan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap peran ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan serta pembangunan bangsa. Tanggal 22 Oktober dipilih karena bertepatan dengan seruan Resolusi Jihad yang disampaikan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

Seruan tersebut mengajak umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman kembalinya penjajahan Belanda. Saat itu, Indonesia baru memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, tetapi situasi keamanan masih menghadapi ancaman dari kekuatan asing.

Kedatangan pasukan Sekutu yang disertai kepentingan Belanda untuk kembali menguasai Indonesia mendorong para ulama mengambil sikap membela kemerdekaan. KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, menjadi salah satu tokoh penting dalam menggerakkan semangat perjuangan melalui Resolusi Jihad.

Seruan tersebut menegaskan kewajiban mempertahankan kemerdekaan dan mendorong keterlibatan umat Islam dalam perjuangan melawan penjajahan. Resolusi Jihad kemudian menjadi salah satu faktor yang membangkitkan semangat perlawanan rakyat, termasuk para santri dan ulama di Surabaya.

Semangat perjuangan tersebut berkaitan erat dengan peristiwa 10 November 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan tidak hanya dilakukan melalui seruan keagamaan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam perlawanan terhadap penjajah.

Sejumlah santri bergabung dengan kelompok perjuangan dan membantu memperkuat pertahanan di berbagai daerah. Pemerintah menetapkan Hari Santri Nasional untuk mengenang sekaligus meneladani semangat kebangsaan, pengorbanan, dan kecintaan terhadap tanah air yang ditunjukkan para pendahulu.

Peringatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan serta mendorong kontribusi santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam pernyataannya saat menetapkan Hari Santri pada 2015, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya mewarisi semangat perjuangan para santri bagi bangsa.

“Dengan mewarisi semangat ini, saya berharap para santri masa kini dan masa depan baik yang di pesantren dan di luar pesantren dan seluruh anak bangsa dapat memperkuat jiwa religius keislaman dan sekaligus juga jiwa nasionalisme kebangsaan,” demikian pernyataan Presiden sebagaimana dikutip Kementerian Agama.

Peringatan Hari Santri juga menjadi kesempatan untuk memperkuat peran pesantren dalam pendidikan, pembentukan karakter, dan pengembangan masyarakat. Melalui pendidikan agama dan pengetahuan umum, pesantren berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan serta kepedulian sosial.

Di tengah perkembangan zaman, santri diharapkan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui pendidikan, kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan keterlibatan dalam pembangunan masyarakat.

Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober menjadi pengingat bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan merupakan bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia. Semangat Resolusi Jihad diharapkan terus menginspirasi generasi penerus untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with