Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Timur Tengah

Konflik Timur Tengah Tekan Penjualan Paket Umrah hingga 70 Persen

Gejolak Timur Tengah menekan pemesanan paket umrah hingga 70 persen. Agen perjalanan menawarkan penggantian maskapai dan pengembalian dana.

Sumber foto: bsinews.id

Jakarta, Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memengaruhi penjualan paket perjalanan umrah dari Indonesia sepanjang 2026. Sejumlah agen perjalanan melaporkan penurunan pemesanan karena calon jemaah khawatir terhadap kepastian penerbangan, sementara penutupan sementara Bandara Riyadh di Arab Saudi memicu pembatalan penerbangan sejumlah maskapai internasional, dilansir dari Detik Travel.

Marketing Manager ArRayyan Al-Mubarak, Rizka Apriyani, mengungkapkan bahwa pemesanan paket umrah di perusahaannya merosot hingga 70 persen pada tahun ini. Frekuensi keberangkatan yang biasanya mencapai dua hingga empat kali setiap bulan kini menurun menjadi satu kelompok keberangkatan per bulan.

Penurunan tersebut terjadi di tengah ketidakpastian perjalanan udara di kawasan Timur Tengah. Meski demikian, kedua agen perjalanan yang diwawancarai di pameran ASTINDO Muslim Friendly Travel Fair (AMTF) 2026 menyatakan belum ada perjalanan umrah yang dibatalkan akibat kondisi geopolitik tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), Pauline Suharno, menjelaskan bahwa agen yang menggunakan maskapai dari kawasan Timur Tengah menghadapi risiko perubahan operasional penerbangan secara mendadak.

"Dampaknya sangat besar, terutama bagi kelompok yang menggunakan jasa maskapai dari Timur Tengah karena penerbangannya bisa sewaktu-waktu tidak beroperasi," ujar Pauline Suharno.

Pauline menilai ketidakpastian tersebut membuat calon jemaah perlu mempertimbangkan penyedia perjalanan secara cermat. Ia menyampaikan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati ketika memilih agen perjalanan untuk beribadah umrah.

"Jadi, kami menyarankan masyarakat dalam kondisi seperti ini lebih bijak dalam memilih operator perjalanan," ujar Pauline.

Staf Azkana Tour and Travel, Yoga, mengatakan peningkatan ketegangan di Timur Tengah turut memengaruhi keyakinan calon jemaah untuk melanjutkan rencana keberangkatan tahun ini. Kekhawatiran terhadap situasi kawasan tersebut membuat sebagian calon pelanggan mengurungkan niat memesan perjalanan.

"Penjualan tentu terdampak. Eskalasi ini menimbulkan masalah kepercayaan, sehingga calon jemaah membatalkan niat untuk berangkat tahun ini karena kondisi Timur Tengah," ujar Yoga.

Untuk mengantisipasi gangguan penerbangan, agen perjalanan menawarkan pengalihan ke maskapai lain apabila rute yang direncanakan tidak dapat dilayani. Kebijakan pengembalian dana juga disiapkan dengan mempertimbangkan status pemesanan tiket dan penerbitan visa.

Rizka menjelaskan bahwa perusahaan menggunakan Emirates dan dapat mengandalkan pengalihan penerbangan apabila maskapai tersebut tidak beroperasi sesuai jadwal. Menurutnya, pihak maskapai bertanggung jawab menyediakan alternatif penerbangan bagi penumpang yang terdampak.

"Kami menggunakan Emirates. Jika terjadi masalah seperti sebelumnya ketika penerbangan Emirates tidak berangkat, pihak Emirates bertanggung jawab mengalihkan penumpang ke maskapai lain," ujar Rizka Apriyani.

Sementara itu, Yoga menjelaskan bahwa pengembalian dana penuh dapat diberikan apabila tiket belum diproses dan visa belum diurus. Setelah kedua dokumen tersebut diproses, ketentuan pengembalian dana mengikuti regulasi maskapai terkait.

"Kami bisa mengembalikan dana 100 persen asalkan tiket belum diurus dan visa belum diterbitkan, karena kedua hal itu merupakan aspek penting," ujar Yoga.

Yoga menambahkan bahwa pembelian tiket dan penerbitan visa dapat mengubah ketentuan pengembalian dana. Dalam situasi tersebut, agen perjalanan akan mengikuti aturan maskapai yang biasanya menyediakan alternatif bagi penumpang terdampak.

"Namun, jika tiket sudah dibeli dan visa sudah diterbitkan, ketentuannya akan berubah. Kami mengikuti regulasi maskapai, yang biasanya memberikan pilihan lain," ujar Yoga.

Sumber: bsinews.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with