Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Timur Tengah

Konflik di Timur Tengah, Garuda Siapkan Rute Alternatif

Operasional penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Jeddah diperkirakan masih akan mengalami penyesuaian jadwal penerbangan.

Maskapai nasional Garuda Indonesia terus memantau secara intensif perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah serta potensi dampaknya terhadap operasional penerbangan dari dan menuju Arab Saudi, khususnya rute Jeddah.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Eric Ferdinand Sofyal menjelaskan sejak Jumat (9/10) lalu, perseroan telah melakukan sejumlah penyesuaian operasional penerbangan melalui berbagai langkah mitigasi.

Diantaranya pengalihan rute penerbangan, pengalihan pendaratan (divert) ke bandara alternatif, hingga penundaan penerbangan, berdasarkan perkembangan situasi serta koordinasi dan arahan dari General Authority of Civil Aviation (GACA) di Arab Saudi.

“Langkah mitigasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan melalui pengelolaan risiko operasional yang terukur,” kata Eric dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Hal tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi serta hasil koordinasi bersama otoritas penerbangan terkait. Sedangkan seluruh penumpang yang terdampak oleh penyesuaian penerbangan tersebut telah mendapatkan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut Eric mengungkapkan, hingga saat ini operasional penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Jeddah diperkirakan masih akan mengalami penyesuaian jadwal penerbangan, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi terkini serta hasil koordinasi bersama otoritas penerbangan di Arab Saudi.

“Sementara itu, penerbangan dari dan menuju Madinah tetap beroperasi normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Menurutnya Garuda Indonesia akan terus memperkuat langkah mitigasi operasional melalui pemantauan situasi secara berkelanjutan serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait di Indonesia maupun Arab Saudi.

Upaya tersebut turut mencakup kesiapan skenario operasional alternatif, termasuk penyiapan bandara pengalihan, guna mengantisipasi berbagai perkembangan situasi yang berpotensi memengaruhi kelancaran operasional penerbangan, dengan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama.

“Garuda Indonesia turut mengimbau para pengguna jasa untuk melakukan pengecekan informasi penerbangan secara berkala melalui Call Center Garuda Indonesia di nomor 021-2351 9999 atau 0804 1 807 807, situs resmi garuda-indonesia.com, maupun kanal media sosial Instagram @garuda.indonesia,” pungkasnya.

Sumber: investor.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with