Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Kunci Mewujudkan Kemandirian Maritim Nasional
Kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas profesional dinilai kunci untuk percepat mewujudkan kemandirian teknologi maritim nasional.

Jakarta: Kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas profesional dinilai kunci untuk percepat mewujudkan kemandirian teknologi maritim nasional. Hal ini juga mampu memperkuat daya saing industri perkapalan dan perikanan Indonesia di tingkat global.
“Penguatan industri perkapalan melalui pembinaan industri pertahanan, peningkatan kandungan lokal, transfer teknologi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian maritim nasional serta memperkuat daya saing industri galangan kapal Indonesia,” ujar Direktur Teknologi Potensi Pertahanan Ditjen Pothan Kemenhan, Marsda Dedy Laksmono, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
Hal ini disampaikan Dedy Laksmono dalam forum nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat IKA ITS di Hotel Borobudur, Jakarta. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi dan Kaderisasi IKA ITS Boy Rubyanto menyampaikan forum nasional ini menegaskan keberhasilan program pembangunan ribuan kapal perikanan nasional tidak hanya ditentukan investasi dan teknologi, tetapi oleh sinergi nyata antara pemerintah, industri, perguruan tinggi, dan pelaku usaha untuk membangun kapasitas nasional yang berkelanjutan.
Dia menegaskan peran IKA ITS sebagai thought leader nasional melalui pengembangan konsep Agrinas Intelligence & Logistic Architecture (AQUILA), sebuah kerangka transformasi digital terintegrasi untuk industri perikanan yang dirancang menjawab tantangan global terkait keberlanjutan, ketertelusuran (traceability), akses pasar internasional, serta optimalisasi rantai pasok perikanan Indonesia. Konsep AQUILA menggabungkan teknologi kecerdasan buatan (AI), analitik data, blockchain-enabled provenance, sistem logistik maritim, dan pengelolaan armada berskala besar untuk menciptakan ekosistem perikanan yang transparan, efisien, dan berdaya saing global. Suasana acara forum nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat IKA ITS di Hotel Borobudur, Jakarta. Dok. Istimewa
Inisiatif strategis yang digagas Wakil Ketua Umum/Koordinator Bidang Maritim, Energy & Infrastructure Pengurus Pusat IKA ITS, Heru Hermawan, tersebut menunjukkan kontribusi nyata IKA ITS menghadirkan solusi kebangsaan berbasis sains, teknologi, dan inovasi bagi sektor maritim, sekaligus memperkuat positioning sebagai salah satu pusat pemikiran dan jejaring profesional terdepan dalam mendukung transformasi ekonomi biru nasional.
Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana (Purn) Didit Herdiawan, mengatakan sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu sektor strategis dalam mendukung ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. “Pemerintah Indonesia melalui Grand Strategy Modernisasi Kapal Perikanan 2026–2029 menargetkan modernisasi 4.582 unit kapal perikanan modern,” ujar Didit.
Sumber: MetroTVNews.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.