Ketum Al Washliyah Masyhuril Khamis Hadiri Kongres Nasional SI ke-42 di Surabaya
SURABAYA, parahyangan-post.com- Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, KH DR. Masyhuril Khamis, SH., MM., menghadiri Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam (SI) ke-42 yang berlangsung di Surabaya, 17–20 Oktober 2026....

SURABAYA, parahyangan-post.com- Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, KH DR. Masyhuril Khamis, SH., MM., menghadiri Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam (SI) ke-42 yang berlangsung di Surabaya, 17–20 Oktober 2026.
“Tema yang diangkat Kongres ini sangat bagus, yakni “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati”. Tema ini sangat relevan untuk menguatkan ekonomi bangsa saat ini,” ujar KH Masyhuril di lokasi acara, Minggu, 18 Oktober 2026.
Penguatan ekonomi nasional, lanjut KH Masyhuril, harus bertumpu pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menempatkan perekonomian sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan serta menegaskan penguasaan negara atas cabang-cabang produksi penting dan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
”Menguatkan ekonomi bangsa Indonesia dengan kembali meneguhkan amanat Pasal 33 UUD 1945 merupakan gagasan yang cerdas, tepat dan berani. Karena potensi kekayaan negara memang harus kembali kepada rakyat. Itulah cita-cita awal berdirinya gerakan Syarikat Islam, yang sebelumnya dikenal sebagai Sarekat Dagang Islam (SDI),” tambah KH.Masyhuril.
Menurut KH Masyhuril, semangat perjuangan yang diwariskan para pendiri Syarikat Islam masih relevan untuk menjawab tantangan ekonomi Indonesia saat ini. Kemerdekaan sejati, menurutnya, tidak cukup dimaknai sebagai kebebasan politik dan kedaulatan negara, tetapi juga harus tercermin dalam kemampuan rakyat mengakses sumber daya ekonomi, memperoleh kesempatan usaha, serta menikmati hasil pembangunan secara adil.
Karena itu, Masyhuril berharap Kongres Nasional Majelis Tahkim SI ke-42 dapat menghasilkan agenda konkret yang memperkuat ekonomi umat dan masyarakat luas. Gerakan ekonomi tersebut perlu melibatkan berbagai elemen bangsa, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam, pelaku usaha, lembaga pendidikan, serta pemerintah.
Kongres dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (mewakili Presiden). Kegiatan juga dihadiri sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, diantaranya Sekjen MUI Pusat KH Amirsyah Tambunan, Ketum Wahdah Islamiyah Ustad Zaitun Rasmin, Ketum Hidayatullah Ust. Naspi Arsyad dan Bendahara umum PP Muhammadiyah Prof Hilman Lathief.
Sementara itu, Ketua Umum Syarikat Islam, Dr. Hamdan Zoelva, dalam amanahnya, mengatakan momentum kongres mengingatkan pada Kongres Pertama Syarikat Islam yang berlangsung pada 26 Januari 1913 di Surabaya. Peristiwa tersebut dihadiri ribuan anggota dan simpatisan SI serta menjadi salah satu momentum penting dalam sejarah pergerakan nasional.
“Kongres pertama Syarikat Islam di Surabaya kala itu menggetarkan pemerintahan Hindia Belanda. Agenda utamanya adalah memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan kaum Bumiputera, terutama dalam bidang perdagangan, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan keagamaan,” ujar Hamdan.
Ia juga menyoroti peran dua tokoh sentral dalam perkembangan gerakan tersebut, yakni Haji Samanhudi dan HOS Tjokroaminoto. Keduanya menjadi bagian penting dari perjalanan Syarikat Islam dalam membangun kesadaran ekonomi, sosial, dan politik masyarakat pribumi pada masa penjajahan.***(pp/aboe/musa)
Sumber: Parahyangan Post. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.