Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak Raih Penghargaan Nasional Tilma 2026, Ini Kategorinya
Ny. Sujatinah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai adat dengan program modernisasi layanan kesejahteraan

BALI- Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak, Ny. Sujatinah Elvis Tabuni diinobatkan sebagai 'The Best Woman Leader in Indigenous Women's Economic Empowerment, Stunting Reduction Pioneer, and Community Transformation.
Ia sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Ny. Sujatinah resmi dianugerahi penghargaan khusus dalam ajang bergengsi The Indonesia Leadership Matrix Awards (TILMA) 2026 diselenggarakan Seven Media Asia di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali pada, Jumat (16/10/2026) malam.
Penghargaan bergengsi ini menempatkan Ny. Sujatinah Elvis Tabuni dalam kategori kehormatan The Best Woman Leader in Indigenous Women's Economic Empowerment, Stunting Reduction Pioneer, and Community Transformation (Pemimpin Perempuan Terbaik dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Adat, Pionir Penurunan Stunting, dan Transformasi Masyarakat).
Apresiasi ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi luar biasa, ketangguhan, serta konsistensi beliau dalam memimpin gerakan moral dan sosial di tengah tantangan geografis serta sosiokultural sangat ekstrem di dataran tinggi Papua.
Tiga pilar utama keberhasilan TP PKK Kabupaten Puncak diantaranya:
1. Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Adat dimana, Ny. Sujatinah berkomitmen penuh mendorong kemandirian ekonomi para mama-mama Papua di Kabupaten Puncak.
Melalui program pembinaan UMKM, pelatihan kerajinan lokal (seperti rajutan noken), serta optimalisasi pasar hasil pertanian tradisonal, beliau berhasil menciptakan ekosistem ekonomi mikro yang inklusif sehingga perempuan adat mampu menopang ketahanan finansial keluarga secara mandiri.
2. Pionir Penurunan Stunting di mana menghadapi keterbatasan akses dan tantangan geo-iklim, Ny. Sujatinah memimpin langsung program intervensi gizi terpadu hingga ke distrik-distrik terpencil.
Lewat gerakan revitalisasi Posyandu, pemanfaatan pangan lokal bergizi tinggi, dan edukasi pola asuh sehat, TP PKK Puncak di bawah arahannya berhasil menjadi garda terdepan dalam menekan angka stunting secara masif, menyelamatkan generasi masa depan emas Papua.
3. Transformasi Masyarakat di mana, melalui pendekatan kultural yang humanis, beliau menggerakkan transformasi sosial yang menyentuh akar rumput.
Ny. Sujatinah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai adat dengan program modernisasi layanan kesejahteraan, memperkuat literasi kesehatan dasar, dan membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya pendidikan serta sanitasi yang layak.
Ketua TP PKK Kabupaten Puncak mengatakan, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan milik seluruh mama-mama Papua dan seluruh kader PKK yang tangguh di Kabupaten Puncak.
Berada di wilayah dataran tinggi dengan tantangan tidak mudah justru memicu PKK untuk terus bergerak dengan hati. Kemandirian para perempuan adat dan kesehatan anak-anak kita dari stunting adalah kunci utama transformasi kemajuan Puncak.
"Kami akan terus mendampingi masyarakat, memastikan tidak ada satu pun keluarga yang tertinggal dalam mendapatkan hak dasar hidup sehat dan berdaya," katanya. (*)
Sumber: Tribunpapuatengah.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...