Jemaah Umrah Indonesia Tetap Aman di tengah Situasi Riyadh
Situasi Keamanan di Riyadh, Arab Saudi, menjadi perhatian menyusun laporan serangkaian serangan rudal dan drone yang menyasar Bandara Internasional King Khalid sejak 10 Oktober 2026. Kelompok Houthi dari Yaman mengklaim...

Banjarmasin – Situasi Keamanan di Riyadh, Arab Saudi, menjadi perhatian menyusun laporan serangkaian serangan rudal dan drone yang menyasar Bandara Internasional King Khalid sejak 10 Oktober 2026. Kelompok Houthi dari Yaman mengklaim melakukannya atas sejumlah serangan yang menargetkan fasilitas penerbangan dan infrastruktur di Arab Saudi. Kamis, 22 Oktober 2026.
Kondisi ini turut menjadi perhatian jemaah umrah asal Indonesia, Kalimantan Selatan yang akan sedang menjalankan ibadah di tanah suci. Akan tetapi, keberangkatan dan kepulangan jemaah yang menggunakan jasa PT AniHamid Group Wisata hingga saat ini dilaporkan tetap berlangsung normal sesuai jadwal perjalanan.
Founder PT AniHamid Group Wisata, Husaini Hamidi, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi keamanan untuk memastikan perjalanan jemaah berjalan dengan baik. Menurutnya, penggunaan penerbangan langsung menjadi salah satu pertimbangan dalam mengatur perjalanan jemaah.
“Untuk memastikan keamanan perjalanan ibadah umrah semua jemaah, kita terus pantau situasi secara real time, melalui grup edukasi jemaah, serta informasi dari Kementerian Agama. Alhamdulillah, kondisi semua jemaah yang menggunakan PT AniHamid Group Wisata hingga saat ini tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan secara berkala dengan memperhatikan perkembangan keamanan dan informasi penerbangan. Langkah ini guna memastikan jemaah memperoleh informasi terkini dan dapat mengantisipasi jika terdapat perubahan yang mempengaruhi perjalanan ibadah.
Selain pemantauan, pihak juga menghimbau jemaah untuk terus berkomunikasi dengan penyelenggara perjalanan dan mengikuti arahan dari instansi berwenang. Informasi mengenai keamanan dan jadwal penerbangan menjadi acuan penting bagi jemaah sebelum berangkat maupun selama berada di Arab Saudi.
“Kami harap situasi keamanan di kawasan Arab Saudi segera kembali kondusif sehingga pelaksanaan ibadah umrah tidak terganggu. Jemaah juga diharapkan tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan memastikan rencana perjalanan dan penerbangan dikonfirmasi kepada pihak travel,” ucapnya.
Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...