Israel Tahan Lebih dari Dua Ribu Anak Palestina Sejak 2023
sedikitnya 350 masih dipenjara; enam anak juga ditangkap di Hebron pada Oktober 2026.

Dilansir Al Jazeera, beberapa anak berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS) juga ditahan di penjara-penjara Israel tanpa dakwaan. Salah satunya adalah Mohammed Ibrahim, seorang remaja asal Florida. Ia dibebaskan dari Penjara Megiddo setelah upaya advokasi selama berbulan-bulan oleh berbagai organisasi yang berbasis di AS dan desakan dari sejumlah anggota parlemen senior.
Pemuda AS lainnya, Abdalkareem Issa Ahmed Safi, ditangkap oleh pasukan Israel di Tepi Barat dalam penggerebekan pada Juni 2026. Ia genap berusia 18 tahun saat berada dalam tahanan. Pihak berwenang kemudian memindahkannya dari area penahanan remaja ke bagian dewasa di Penjara Ofer.
Nasib serupa juga dialami Adam Wajeh Abdelfattah Karakrah, seorang remaja AS berusia 16 tahun. Ia ditangkap pada Juli lalu dan rencananya akan dibebaskan pada Agustus setelah keluarganya memberikan jaminan. Namun, pihak berwenang Israel secara tiba-tiba membatalkan pembebasannya.
Sumber: IDN Times. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...