Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Perang

Iran tuduh Benjamin Netanyahu seret AS ke perang baru untuk hindari hukuman penjara

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu berupaya menyeret Amerika Serikat ke dalam perang baru dengan Teheran untuk ANTARA News kepri 8 ...

Sumber foto: ANTARA News Kepri

Istanbul (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu berupaya menyeret Amerika Serikat ke dalam perang baru dengan Teheran untuk menghindari hukuman penjara.

“Netanyahu sedang menyeret Amerika ke dalam perang lain agar dirinya tidak masuk penjara,” tulis Araghchi di platform media sosial X, Minggu, sembari memperingatkan Washington agar tidak kembali melancarkan aksi militer.

Araghchi juga menuding pemimpin Israel tersebut mengabaikan konsekuensi tindakannya bagi Israel maupun Presiden AS Donald Trump.

“Terakhir kali kalian ingin ‘menyelesaikan pekerjaan’, Iran justru muncul dengan kekuatan yang lebih besar. Ingin mencoba keberuntungan kalian sekali lagi? Silakan. Namun, berhati-hatilah; kami juga masih memiliki urusan yang belum selesai,” tambahnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah Trump pada Minggu menyatakan dukungannya kepada Netanyahu menjelang pemilihan umum Israel pada 27 Oktober.

Trump memuji kemitraan keduanya dalam menghadapi Iran dan memperingatkan bahwa Washington mungkin harus menangani persoalan tersebut sendiri jika rakyat Israel memilih pemimpin lain.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Jika Israel memiliki pemimpin yang salah, yakni siapa pun selain Bibi, Amerika harus menangani pekerjaan ini sendiri, dan saya tidak berniat melakukannya,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya, menggunakan nama panggilannya untuk Netanyahu.

Pewarta : Kuntum Khaira Riswan Editor: Nadilla COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: ANTARA News Kepri. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with