Indonesia Diminta Optimalkan Peran di PBB Dukung Palestina
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendorong Indonesia mengoptimalkan peran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mengembalikan rencana ratifikasi Statuta Roma ke dalam Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM)....

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendorong Indonesia mengoptimalkan peran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mengembalikan rencana ratifikasi Statuta Roma ke dalam Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM). Ini dilakukan untuk memperkuat dukungan konkret bagi Palestina.
Usman mengatakan, Indonesia masih dapat mengoptimalkan berbagai mekanisme internasional untuk menghadapi genosida di Gaza, antara lain melalui Majelis Umum PBB, Dewan Keamanan PBB, perjanjian internasional, serta prosedur khusus di bawah Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB.
“Misalnya, pelapor khusus yang sekarang ini seperti Francesca (Albanese) di bawah Dewan HAM PBB yang diketuai oleh Indonesia. Jadi, seharusnya Indonesia mengoptimalkan kepemimpinannya di Dewan HAM PBB,” ujar Usman.
Ia mengatakan, Indonesia juga bisa mengoptimalkan perannya di Majelis Umum PBB untuk mendorong langkah-langkah yang lebih konkret dalam mendukung rakyat Palestina.
Selain itu, Usman mendorong pemerintah memasukkan kembali rencana ratifikasi Statuta Roma ke dalam RANHAM.
Menurutnya, tanpa ratifikasi tersebut, Indonesia akan kesulitan memberikan dukungan penuh kepada Palestina melalui mekanisme hukum internasional.
Usman mengatakan, rencana ratifikasi Statuta Roma sempat tercantum dalam empat RANHAM sebelumnya, tetapi tidak lagi masuk dalam daftar pada RANHAM kelima.
"Tanpa itu, komitmen Indonesia untuk mendukung Palestina hanya bersifat simbolik, hanya bersifat retorik tanpa bisa mengubah secara konkret seperti yang dilakukan Afrika Selatan melalui International Court of Justice,” tambah Usman.
Usman juga menilai Indonesia masih memiliki kesempatan untuk keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board Of Peace/BOP).
Menurutnya, pembentukan BOP tersebut sejak awal merupakan langkah yang keliru.
“Sedari awal BOP adalah kesalahan. Sedari awal itu seharusnya tidak terjadi,” kata Usman.
Sumber: Berita Nasional - Media Pencerah Bangsa. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.